inas Pendidik Kota Malang Dorong Tertib Administrasi

Dinas Pendidikan Kota Malang menyelenggarakan sosialisasi penatausahaan barang milik daerah di Hotel Savana, Senin (17/9/2018).

inas Pendidik Kota Malang Dorong Tertib Administrasi
Benni Indo/Surya
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Pendidikan Kota Malang menyelenggarakan sosialisasi penatausahaan barang milik daerah di Hotel Savana, Senin (17/9/2018).

Sosialisasi itu untuk memberikan pengetahuan kepada para stakeholder dan petugas terkait tentang system pendataan yang berbasis teknologi.

Sosialisasi itu dihadiri perwakilan seluruh SD dan SMP se Kota Malang. Ada 195 perwakilan SD dan 27 SMP negeri yang turut hadir.

Sosialisasi itu dimaksudkan untuk memberikan bimbingan teknis kepada sekolah ketika memasukkan data barang-barang milik daerah.

Kata Ustaz Abdul Somad Soal Hukum Suntik Vaksin Rubella, Mati atau Makan Babi, Pilih Mana?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah menerangkan, masing-masing sekolah punya barang milik pemerintah. Barang-barang itu seperti meja, kursi, komputer hingga tanah.

“Pokoknya barang yang tidak habis pakai. Semua barang yang ada di sekolahan yang tidak habis pakai, itu namanya barang milik daerah,” ujar Zubaidah, setelah memberikan sambutan pembukaan, Senin (17/9/2018).

Sosialisasi itu dinilai penting karena membeirkan pengetahuan kepada petugas tentang cara belanja dan cara membukukan inventarisasi barang. Pasalnya, setiap tahun ada pertambahan dan pengurangan.

”Jadi kalau ada yang rusak, bagaimana menanganinya, di kemanakan? Ini kan berubah setiap tahun. Jadi tidak mungkin setiap tahun tidak ada barangnya ada catatannya. Setiap tahun belanja, pokoknya harus dicatat,” tegas Zubaidah.

Pencatatan itu juga sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah. Sekaligus menunjukkan transparansi kepada masyarakat atau khalayak umum. Dengan cara begitu, administrasi akan dilakukan dengan baik.

Asyik, Habiskan Malam di Blues Night di Midtown Hotel Surabaya

Menurut Zubaidah, perilaku tertib administrasi akan memudahkan pekerjaan. Sehingga kompetensi seperti itu terus dibangun, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Malang.

“Jadi ini penting sekali. Kalau tidak dicatat, bagaimana uang Bosda. Yang katanya beli computer, bentuknya bagaimana. Soalnya kan setiap waktu kami cek apakah sesuai barang yang dibeli dengan yang direncanakan,” tutur Zubaidah.

Zubaidah berharap para peserta yang mengikuti sosialisasi bias menerima informasi dengan baik. Nantinya akan membuat para petugas lebih mudah mendata. (Benni Indo/adv)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved