4 Imbauan Kepala BMKG Juanda untuk Masyarakat saat Musim Kemarau, di Antaranya Kurangi Bakar Sampah

Kepala BMKG Juanda Surabaya memberikan imbauan untuk masyarakat saat musim kemarau.

4 Imbauan Kepala BMKG Juanda untuk Masyarakat saat Musim Kemarau, di Antaranya Kurangi Bakar Sampah
ISTIMEWA
Ilustrasi kebakaran hutan yang terbakar saat musim kemarau 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kondisi angin di wilayah Jawa Timur cukup kencang saat musim kemarau kali ini.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, Surabaya, Nurhuda, Selasa (18/9/2018).

Nurhuda juga menyebutkan bahwa puncak musim kemarau terjadi di bulan September hingga Oktober.

Terkait hal ini, Nurhuda memberikan beberapa imbauan untuk masyarakat.

September-Oktober Puncak Musim Kemarau, BMKG Juanda Surabaya Prediksi Musim Hujan di Awal November

Yang pertama adalah mengurangi aktivitas membakar sampah.

“Karena kondisi saat ini cukup kering, maka hati-hati saat membakar sampah. Perlu diperhatikan dan jangan terus ditinggal, terlebih di daerah yang berdekatan dengan hutan,” ujarnya pada TribunJatim.com.

Kedua, Nurhuda juga meminta pada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, sebab juga dapat menyulut kebakaran.

“Apabila dibuang sembarangan di daerah kering, anginnya cukup kencang jadi mudah menyulut sekitarnya,” imbuhnya.

Tanggapi Hasil Ijtima Ulama Jilid II, Pengamat Politik UINSA: Cenderung Politis dan Berpihak

Yang ketiga dan keempat, lanjut Nurhuda, masyarakat perlu untuk menghemat air dan membuka lahan untuk membuang sampah dan membakarnya.

“Angin saat ini mencapai 40 hingga 50 kilometer per jam,” tandasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved