Berkat Sandal, Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Pembunuhan Pelajar Pasuruan

Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap tersangka pembunuhan dengan korban siswa SMKN 1 Grati Pasuruan

Berkat Sandal, Polisi Berhasil Tangkap Tersangka Pembunuhan Pelajar Pasuruan
(Surya/Galih Lintartika)
Plaku pembunuhan pelajar di Pasuruan tertangkap 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota berhasil menangkap tersangka pembunuhan dengan korban siswa SMKN 1 Grati Pasuruan, MBS (16) warga Dusun Kelampok Lor, Desa Kelampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo beberapa waktu lalu.

Tersangka tak lain adalah teman satu kampungnya. Dia adalah Dimas Gilang Aditia, Desa Sumberanyar, Gilang Aditia (21). Dia diamankan polisi di rumahnya, Kamis (20/9/2018) malam.

Korban ditemukan tewas di lapangan sepak bola Dusun Sumurwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan tepat seminggu yang lalu.

Dari tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya, satu buah handphone (hp) Oppo F1, kaos, celana jeans, sandal jepit, sebatang kayu, modem, dan sepeda motor milik korban Yamaha Vixion Nopol N 3284 WI.

Resmi Bercerai, Lina Tak Dapat Harta Gono-gini Sepeser Pun, Sule: Mau Rumah? Mau Mobil? Mau Apalagi?

Kapolres Kota Pasuruan AKBP Rizal Martomo mengatakan, kasus ini terungkap berkat sandal yang digunakan tersangka.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, ada yang mengetahui sandal ini pernah digunakan tersangka.

“Kami lakukan penyelidikan dan gelar perkara beberapa kali, akhirnya kami simpulkan dan mengerucut satu nama. Kami tangkap dia di rumahnya,” katanya.

Dijelaskan Rizal, motif pembunuhan ini, karena tersangka kecewa sekaligus marah dengan korban.
Berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka, ia mengaku marah karena korban sering mengejeknya. Korban sering mengejek dan menjelekkan tersangka di hadapan temannya.

“Dari situ, tersangka dendam dengan korban.Tersangka sangat kesal sekali dengan korban,” tambahnya.

Untuk sementara ini, Koprs Bhayangkara menerapkan pasal 338 KUP dan 365 KUHP. Rizal menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus ini.

Bila Eksepsi Ditolak, Kuasa Hukum Bupati Mojokerto Non Aktif MKP Akan Lakukan Ini

Apa memang benar ada unsur kesengajaan dalam kasus yang menewaskan pelajar SMKN 1 Grati ini.

Halaman
12
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved