Program Batu Smart City 'Batu Among Tani' Masih Awam Bagi Petani di Batu

Setahun berjalannya aplikasi bergengsi di Kota Batu yakni Batu Among Tani Teknologi atau yang lebih dikenal Batu Smart City

Program Batu Smart City 'Batu Among Tani' Masih Awam Bagi  Petani di Batu
sany eka/surya
Tim Smart City menunjukkan hasil keluhan warga di program Among Warga, Selasa (25/9). 

 TRIBUNJATIM.COM, BATU - Setahun berjalannya aplikasi bergengsi di Kota Batu yakni Batu Among Tani Teknologi atau yang lebih dikenal Batu Smart City, masih belum betul-betul dirasakan oleh petani di Kota Batu.

Ada tiga program yaitu Among Warga, Among Kota, dan Among Tani. Dari tiga itu Among Tani yang paling digencarkan untuk petani di Kota Batu, agar bisa menjual hasil panen tanpa melalui tengkulak.

Namun, beberapa petani masih belum tahu terkait program yang menggunakan anggaran Rp 10 miliar ini.

Seperti yang diungkapkan Asih, petani kentang di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji.

Ia mengakui, kalau belum pernah mendengar tentang aplikasi itu.

Hendak Antar Makanan, Warga Lakarsantri Temukan Sosok Jenazah Laki-laki Membusuk di Kamar

"Apa itu mbak, saya nggak tahu. Nggak pernah dengar petani di sini juga nggak pernah tahu," ungkap Asih kepada Tribunajtim.com, Selasa (25/9/2019).

Namun setelah Asih yang juga petani sayuran itu mengetahui jika aplikasi Among Tani itu untuk menggandeng para petani agar bisa menjual hasil panen tanpa melalui tengkulak, ia menyambut sangat baik.

Asih sangat berharap ada gerakan dari Pemkot Batu untuk nasib para petani. Asih menceritakan jika permasalahan petani di Sumberbrantas khususnya ialah para tengkulak.

Ia dan petani lainnya menjual dengan harga rendah ke tengkulak, lalu tengkulak menjual kembali dengan harga tinggi.

"Kalau memang gitu ya mau. Tapi apa bisa petani seperti saya yang tidak tergabung dalam kelompok bisa digandeng karena seperti itu kan harus jadi satu sama kelompok," imbuhnya kepada Tribunajtim.com.

Mahasiswi di Blitar jadi Korban Pencabulan dan Pemerasan Paranolmal Palsu

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved