2 Maling Ponsel - Dompet Pengunjung Stadion Pasuruan Ditangkap, Modusnya Bongkar Bagasi Motor

Satreskrim Polres Pasuruan Kota menangkap dua pencuri handphone (HP) di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ani Susanti
SURYA/GALIH LINTARTIKA
Muhdor (32) dan Rosid (28) warga Desa Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, pencuri handphone di stadion yang ditangkap Polres Pasuruan Kota. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota menangkap dua pencuri handphone (HP) di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Mereka adalah Muhdor (32) dan Rosid (28) warga Desa Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya kini menjalani pemeriksaan setelah diduga kuat mencuri sejumlah handphone milik pengunjung stadion, Rabu (26/9/2018) sore.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso menjelaskan, ada dua korban yang melapor ke Polres pada Rabu siang.

Keduanya mengaku kehilangan dompet dan lima handphone saat ditinggal lari sore di Stadion.

Tas berisi barang-barang tersebut diletakkan di bagasi motor.

"Kami langsung lakukan pencarian dan alhamdulillah dua pelaku berhasil diamankan," kata Slamet, Kamis (27/9/2018).

Kurs Rupiah Menguat ke Level Rp 14.897 per Dollar AS

Slamet menjelaskan, setiap sore dan pagi hari, Stadion Untung Suropati memang padat.

Kawasan ini sering dijadikan tempat jogging atau olahraga jenis lainnya.

Saat masuk ke dalam stadion, pengunjung yang akan berolahraga harus menitipkan sepeda motornya di tempat parkiran.

"Ini yang masih akan kami dalami. Kira-kira maling ini bisa leluasa membuka (bagasi) sepeda motor korban ini bagaimana. Apa memang ada keterlibatan tukang parkir? Kami belum bisa menyimpulkan dan akan kami kembangkan," tambah Slamet.

Jadi Film Horor Terlaris di Malaysia, Munafik 2 Kini Tayang di Indonesia, Intip Bocoran Ceritanya!

Slamet mengatakan, para tersangka membuka kunci bagasi motor dan merusaknya.

Mereka mengambil dompet dan handphone yang ada di dalam tas.

"Kami sudah imbau ke setiap orang yang mau olahraga di sana. Sudah saya minta untuk memakai kunci ganda dan sejenisnya. Soalnya berbahaya kalau dibiarkan," urai Slamet.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sudah tiga kali mencuri di lokasi yang sama.

Hasil curian selalu dijual dan uangnya dibagi dua. (lih)

Diduga Korsleting Listrik, Toko Material-Sembako di Bojonegoro Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved