Dua Pencuri di Stadion Untung Suropati Pasuruan Diringkus Polisi

Satreskrim Polres Pasuruan Kota akhirnya berhasil mengungkap praktik pencurian handphone (hp) di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Dua pencuri di stadion Untung suropati Pasuruan diringkus 

 TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satreskrim Polres Pasuruan Kota akhirnya berhasil mengungkap praktik pencurian handphone (hp) di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Selama ini memang banyak keluhan dari masyarakat yang mengalami kerugian karena hpnya selalu hilang saat ditinggal olahraga di Stadion Untung Suropati Kota Pasuruan.

Dua tersangka diringkus Koprs Bhayangkara, Kamis (27/9/2018) siang. Mereka adalah Muhdor (32) dan Rosid (28) warga Desa Sungiwetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya kini menjalani pemeriksaan setelah diduga kuat mencuri sejumlah hp milik pengunjung Stadion rabu sore.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Slamet Santoso menjelaskan, rabu sore ada dua korban yang melapor ke Polres.

Para Pendaftar CPNS di Situbondo Resah, Server SSCN tidak Juga Menerima Berkasnya

Keduanya mengaku kehilangan dompet dan lima hp saat ditinggal lari sore di Stadion.

"Kami langsung lakukan pencarian dan allhamdulillah dua pelaku berhasil diamankan," kata Kasat kepada TribunJatim.com.

Kasat menjelaskan, setiap sore dan pagi hari, Stadion Untung Suropati memang padat. Bukan ada pertandingan, tapi kawasan ini sering dijadikan kawasan jogging track atau olahraga jenis lainnya.

Nah, masuk ke dalam stadion, orang yang mau olahraga harus menitipkan sepeda motornya di tempat parkiran.

"Ini yang masih akan kami dalami. Kira - kira maling ini bisa leluasa membuka sepeda motor korban ini bagaimana. Apa memang ada keterlibatan tukang parkir, kami belum bisa menyimpulkan dan akan kami kembangkan," tambahnya kepada TribunJatim.com.

Tak Ingin Insiden Berdarah Terulang, Bobotoh Dapat Pesan ini dari Kapten Tim Persib Bandung

Ia menjelaskan, modusnya memang seperti itu. Jadi, maling membuka kunci dan merusaknya. Mereka mengambil tas yang pasti di dalamnya ada dompet dan hp.

"Kami sudah imbau ke setiap orang yang mau olahraga di sana. Sudah saya minta untuk memakai kunci ganda dan sejenisnya. soalnya berbahaya kalau dibiarkan," urainya.

Menurut Kasat, dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sudah tiga kali mencuri di lokasi yang sama. Hasil curian selalu dijual dan uangnya dibagi berdua. (TribunJatim.com/lih)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved