IKIP Budi Utomo Gratiskan Mahasiswa Korban Gempa Lombok yang Kuliah di Malang

IKIP Budi Utomo, kampus swasta ini menggratiskan mahasiswa korban Gempa Lombok yang kuliah di Malang.

IKIP Budi Utomo Gratiskan Mahasiswa Korban Gempa Lombok yang Kuliah di Malang
SURYA/BENNI INDO
Nurcholis Sunuyeko, Rektor IBU Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Budi Utomo (IKIP Budi Utomo atau IBU) Malang memberikan bantuan berupa biaya kuliah gratis kepada mahasiswa asal Lombok yang menjadi korban gempa.

Hal itu disampaikan Rektor IBU Malang Dr Nurcholis Sunuyeko setelah membuka penerimaan mahasiswa baru di Gedung Kartini Malang, Kamis (27/9/2018).

Kebijakan itu diambil Nurcholis untuk membantu meringankan para keluarga korban gempa yang putra dan putrinya tengah kuliah di IBU.

Dia menilai, selama sejak gempa menimpa Lombok, pasti berdampak pada perekonomian warga terdampak.

"Siapapun yang kuliah di IBU, mahasiswa baru atau lama. Semester tiga atau enam asal Lombok yang terkena musibah bencana alam kami gratiskan hingga mereka selesai studinya," ujarnya, Kamis (27/9/2018).

Saat ini, IBU tengah mendata sejumlah mahasiswanya yang berasal dari Lombok, khususnya lagi mereka yang menjadi korban. Nurcholis pun belum bisa memastikan berapa jumlah mahasiswa baru asal Lombok

"Kami memang belum tahun jumlahnya berapa, tapi paling tidak kuota 20 persen pembebasan biaya kuliah yang ditetapkan secara nasional diharapkan bisa terpenuhi. Biasiswa tersebut bisa dari pemerintah pusat maupun dari Yayasan IKIP BU Khadijah," kata Nurcholis.

Nurcholis juga mengatakan, hal serupa akan diberlakukan kepada mahasiswa lainnya yang kelaurganya tengah tertimpa bencana alam.

Namun begitu, ia juga mengatakan tidak berharap ada bencana alam yang menimpa Indonesia, khususnya keluarga besar civitas IBU.

Nurcholis berharap, bantuan itu bisa memotivasi mahasiswa asal Lombok untuk menuntut ilmu di IBU. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang banyak diminati mahasiswa baru, IBU berkomitmen untuk mengantarkan mahasiswanya bisa membangung daerah asal.

Tahun ajaran baru ini, IBU menerima mahasiswa baru sebanyak 1.010 orang.

"Pendaftar mencapai 1.430 orang, namun yang diterima hanya 1.010 karena menyesuaikan dengan rasio ideal antara jumlah mahasiswa dengan dosen," tegasnya. (Benni Indo)

Penulis: Benni Indo
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved