Raih Opini WTP, Wawali Kota Blitar Ajak ASN Disipilin Kelola Keuangan

Pemkot Blitar kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan WTP

Raih Opini WTP, Wawali Kota Blitar Ajak ASN Disipilin Kelola Keuangan
Surya/samsul hadi
Wawali Kota Blitar, Santoso didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto dan Kepala BPKAD Kota Blitar, Widodo Saptono, menerima penghargaan WTP dari Gubernur Jatim, Soekarwo. 

TRIBUNJATIM.COM,BLITAR - Pemkot Blitar kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Menteri Keuangan Republik Indonesia. Penghargaan WTP ini didapatkan Kota Blitar delapan kali secara berturut-turut.

Penghargaan WTP diserahkan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo kepada Wakil Wali Kota Blitar, Santoso, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (28/9). Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Blitar, Widodo Saptono ikut mendampingi Wawali saat menerima penghargaan WTP.

Wawali Kota Blitar, Santoso memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang selama ini taat menjalankan aturan pengelolaan keuangan. Menurutnya, raihan delapan kali WTP berturut-turut bukanlah persoalan mudah.

Dikatakannya, saat ini daerah yang telah mendapatkan WTP tidak menjamin kembali mendapatkan opini WTP.

Terbukti ada daerah yang dulunya WTP, sekarang turun grade-nya menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

"Kunci meraih opini WTP adalah konsistensi dalam pengelolaan berbasis akrual termasuk dalam pengelolaan aset daerah, sistem penyajian laporan keuangan daerah yang fokus, dan setiap dana bisa terlaporkan dengan baik," kata Santoso.

Santoso berharap aparatur yang memiliki kompetensi akuntansi dan keuangan daerah fokus dan tidak berganti-ganti. Aparatur pengelola keuangan telah menerima diklat dan berbagai materi di bawah koordinator BPKAD.

"Opini WTP ini menjadi salah satu bukti Pemkot Blitar memiliki kepatuhan terhadap peraturan perundangan-undangan. Posisi pengelolaan keuangan yang sudah on the right track ini harus dipertahankan. Kami harapkan aparatur yang mengelola keuangan tidak berganti-ganti," ujarnya.

Santoso juga mengapresiasi peran Aparatur Pengawas Internal Pemerintahan (APIP) Kota Blitar yang sudah bekerja keras dalam mewujudkan opini WTP ini. APIP memiliki peran mengarahkan dan memotivasi OPD dalam melaksanakan peraturan perundangan.

Peningkatan kriteria penilaian tahun ini dan pemberlakuan sistem akuntansi berbasis akrual dapat dilaksanakan dengan baik oleh Pemkot Blitar. Penghargaan ini diraih karena laporan keuangan Pemkot Blitar telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.

Selain itu, Pemkot Blitar dinilai memiliki kepatutan yang tinggi terhadap peraturan perundangan. WTP ini juga menjadi bukti sistem pengendalian internal pemerintah berfungsi optimal dan bisa dihandalkan.

Dia berharap ke depan seluruh OPD lebih tertib lagi dalam melakukan pengelolaan. Mengingat dari waktu ke waktu, pola pemeriksaan terus meningkat. Semua aparatur harus berperan dalam mewujudkan tata pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

WTP bisa diraih karena kedisiplinan dari OPD pada pelaksanaan anggaran, program serta mengoptimalkan SDM di setiap OPD.

"Karena WTP ini merupakan penilaian terbaik atas pengelolaan keuangan APBD, maka kami akan mempertahankan hal itu dengan meningkatkan disiplin dan pengawasan melekat pada setiap OPD," katanya. (Sha/adv)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved