Banser Surabaya Nyatakan Kesiapan Dukung Fandi Utomo Jadi Wali Kota Surabaya

Banser Kota Surabaya HM Farid Afif mengatakan kesiapan Banser untuk mengawal langkah PKB yang ingin mengusung Fandi Utomo sebagai Wali Kota Surabaya

Banser Surabaya Nyatakan Kesiapan Dukung Fandi Utomo Jadi Wali Kota Surabaya
TRIBUNNEWS
Banser NU 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Panglima Banser Kota Surabaya HM Farid Afif mengatakan kesiapan Banser untuk mengawal langkah PKB yang ingin mengusung Fandi Utomo sebagai Wali Kota Surabaya dalam Pilwali 2020 mendatang.

Hal itu disampaikan Afif disela Apel Banser dan Santri memperingati G30S/PKI dan Hari Kesaktian Pancasila di Taman Makam Pahlawan Jalan Kusuma Bangsa, Minggu (30/9/2018) malam.

HM Farid Afif mengatakan Banser mendukung siapapun yang misinya sama dengan Banser. Yang menyatukan dan menjaga keutuhan NKRI.

"Hari ini Pak Fandi Utomo menunjukkan semangat itu. Beliau tidak melupakan jasa-jasa pahlawan. Beliau sudah cocok, tinggal nanti kita mengawal beliau di DPR RI dan mengawal PkB di Pileg baru nanti mengantarkan beliau sebagai wali kota," ucap HM Farid Afif kepada Tribunjatim.com.

Ratusan Guru Honorer di Kediri Demo Tuntut Diangkat CPNS Tanpa Tes

Hal senada disampaikan oleh Ketua PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf yang juga diwawancara di tempat yang sama. Musyafak mengatakan dalam dalam Pileg seluruh kader PKB harus berjuang keras.

Targetnya PKB ingin bisa mengulang kemenangan di tahun 2009 lalu. Dimana PKB menjadi partai pemenang pileg di Kota Surabaya.

"Kami target bisa minimal dapat 11 kursi. Kami yakin bahwa dengan 11 kursi itu kita bisa mengantarkan Pak Fandi Utomo menjadi wali kota Surabaya," kata Musyafak kepada Tribunjatim.com.

Setelah pindah partai dari Partai Demokrat ke PKB, memang Fandi Utomo diberikan tugas berat untuk bisa dicalonkan sebagai wali kota. Untuk itu persiapan mencapaintarget itu sudah dilakukan sejak sekarant.

"Kalau kita bisa punya kendaraan sendiri untuk mengusung beliau tentu akan lebih mudah. Kan minimal bisa mengsung calon wali kota adalah memiliku 20 persen dari total kursi di legislatif, dengan 11 kursi kita bisa mulus mencalonkan beliau," tambah Musyafak.

Dhani Memprediksi Nasakom Lebih Berpeluang Bangkit Daripada Khilafahnya HTI

Musyafak sendiri mengaku akan mengomandani tahun politik 2019. Tidak seperti lima tahun lalu dimana Musyafak mencalonkan diri sebagai legislator, tahun ini ia tidak maju mencalonkan diri.

"Dulu tidak ada yang jadi menjadinmnager. PKB Surabaya tahun ini saya manageri sendiri, saya kan nggak nyalon jadi kita tata strateginya apalagi kita punya Baret di tingkat RT," tambah Musyafak. (Tribunjatim.com/fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved