Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah

Di Balik Aksi Warga Rebutan Makanan & BBM di Kota Palu Pasca Gempa, Diwarnai Teriakan hingga Harapan

Aksi rebutan bahan makanan di sejumlah minimarket dan rebutan BBM di SPBU marak terjadi di Kota Palu pasca-gempa bermagnitudo 7,4, Jumat (28/9/2018)

Di Balik Aksi Warga Rebutan Makanan & BBM di Kota Palu Pasca Gempa, Diwarnai Teriakan hingga Harapan
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Warga rebutan bahan bakar minyak di SPBU Jalan Imam Bonjo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018) pasca gempa bumi yang melanda kota tersebut. 

TRIBUNJATIM.COM - Di Balik Aksi Warga Rebutan Makanan & BBM di Kota Palu Pasca Gempa, Diwarnai Teriakan hingga Harapan

Aksi rebutan bahan makanan di sejumlah minimarket hingga rebutan BBM di SPBU marak terjadi di Kota Palu pasca- gempa bermagnitudo 7,4 pada Jumat (28/9/2018).

Seorang warga, Abdullah, mengaku terpaksa berebut makanan di minimarket karena tak ada lagi makanan untuk bertahan hidup.

"Susah cari makan, Alfamidi dan BNS (Bumi Nyiur Swalayan) jadi rujuan warga," katanya.

Kisah Bocah 6 Tahun Selamat dari Tsunami Palu, Menahan Seretan Air dan Lihat Pemandangan Mengerikan

Alasan lain para warga melakukan hal itu adalah belum adanya bantuan bagi mereka dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain berebut makanan di swalayan dan minimarket, para korban juga berebut BBM di SPBU.

Cerita Tentang Deby Fatimah, Korban Gempa Palu yang Wafat di Hari Ulang Tahun dan Seusai Ambil Wudlu

Seperti diketahui, pasca-gempa, sebagian besar SPBU di Kota Palu memilih berhenti beroperasi.

Hal ini membuat pasokan BBM ke masyarakat terhenti.

Satu SPBU yang menjadi tempat warga mencari BBM adalah SPBU di Jalan Pue Bongo, Kota Palu.

Aksi rebutan BBM osempat diwarnai kericuhan. Warga saling berebut BBM dan saling teriak.

Halaman
12
Editor: Ani Susanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved