Musim Kemarau Belum Usai, Sebagian Petani di Mojokerto 'Sulap' Danau Kering jadi Ladang Jagung

Warga Desa Brayublandong, Ndawar, Kabupaten Mojokerto memanfaatkan danau yang kering akibat musim kemarau sebagai tempat bercocok tanam.

Musim Kemarau Belum Usai, Sebagian Petani di Mojokerto 'Sulap' Danau Kering jadi Ladang Jagung
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Raji' (55) sedang memikul air yang digunakan untuk menyirami tanaman jagung, Minggu (30/9/2018). 

Ia menanam jagung di atas tanah seluas 1/4 hektare.

"Saya sudah mulai menanam sejak surutnya air danau sekitar April. Kegiatan ini sudah menjadi kebiasaan warga ketika musim kemarau datang," ucapnya.

Raji' menimpali, jagung hasil menanamnya tidak dijual, melainkan diperuntukkan untuk pakan ternak.

Kemarau menjadi berkah tersendiri baginya.

Dengan begitu, kata Raji', ia dapat memangkas pengeluaran untuk membeli pakan ternak.

"Jagung itu untuk pakan ternak sapi dan kambing saya, bukan dijual. Lumayan, bisa menghemat uang," pungkasnya. (Nen)

Gempa Palu - Cerita Atlet Paralayang Asal Kota Batu Tertimbun Reruntuhan Hotel Roa Roa Selama 6 Jam

Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved