Breaking News:

Sosialisasi PKG, PKKS dan SKP, Kini Orang Tua dan Siswa Bisa Nilai Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Mulai tahun 2018 ini, penilaian kinerja bukan hanya dilakukan oleh atasan, tetapi juga melibatkan guru, orang tua dan siswa.

SURYA/SULFI SOFIANA
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan (dua dari kiri) saat sosialisasi PKG, PKKS, dan SKP Kepala SD Negeri di Aula SMPN 3 Surabaya, Senin (1/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kinerja guru dan kepala sekolah di satuan pendidikan harus baik dari segala sisi.

Karena mulai tahun 2018 ini, penilaian kinerja bukan hanya dilakukan oleh atasan, tetapi juga melibatkan guru, orang tua dan siswa.

Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Surabaya, Mamik Suparmi memaparkan, yang berbeda dari Sistem Penilaian Kinerja Guru (PKG), Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sebelumnya adalah adanya penilaian orang tua, siswa, dan teman sejawat untuk guru dan kepala sekolah.

Hal ini disesuaikan dengan PP Nomor 19 tahun 2017 tentang guru dan buku petunjuk kinerja.

ITTelkom Surabaya Sediakan Beasiswa Khusus untuk Mahasiswa dari Wilayah Indonesia Timur

Alumni Kampus UK Petra Undang Masyarakat Ikut Gelaran Dies Natalis Bertajuk Liar Imajinasi

Ia menuturkan, tugas seorang kepala sekolah saat ini meliputi 3M, yakni manajerial, melakukan penilaian akademis, dan melakukan supervisi.

“Dengan begitu, guru dan kepala sekolah dilihat dari sisi mana saja harus baik nilainya,” ungkapnya dalam sosialisasi PKG, PKKS, dan SKP Kepala SD Negeri di Aula SMPN 3 Surabaya, Senin (1/10/2018).

Penilaian orang tua atau wali murid dan siswa kepada guru dan kepala sekolah dilakukan melalui laman profil sekolah masing-masing.

Gempa 4,4 SR Guncang Blitar, BPBD Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada

Login dilakukan menggunakan NIK dan tanggal lahir siswa.

Penilaian bisa diberikan kepada guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS), guru tidak tetap (GTT) maupun kepada guru kontrak.

“Kepala sekolah harus memvalidasi NIK, baik guru, tenaga kependidikan (Tendik), orang tua maupun siswa. NIK bagi guru dan Tendik berpengaruh pada nilai PKG dan SKP serta proses pembayaran gaji,” pungkas Mamik.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan menambahkan, kepala sekolah berfungsi juga menilai guru-guru, sementara kepala sekolah dinilai oleh pengawas.

Guru Honorer K2 Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkab Mojokerto, Berikut Empat Tuntutannya

Guru Mogok Kerja, Belajar Mengajar Vakum, Kepala Sekolah SDN 3 Sindurejo Malang Tak Bisa Buat Banyak

“Pada kesempatan ini kami me-refresh kembali tentang penilaian kinerja,” ungkapnya.

Ikhsan meminta semua hal yang sudah disosialisasikan terkait penilaian kinerja dipelajari kembali.

Menurutnya, setelah mendapatkan sosialisasi, kepala sekolah dan guru bisa lebih memahami tentang penilaian kinerja.

“Oleh sebab itu para kepala sekolah dan guru kami latih kembali berkaitan dengan PKG, PKKS, dan SKP,” ungkap mantan Kepala Bapemas dan KB Kota Surabaya ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved