Polisi Surabaya Bongkar Komplotan Penadah Mobil Rental Hasil Kejahatan di Gresik

Komplotan penadah mobil ini diduga turut terlibat kasus penggelapan mobil rental Toyota Avanza di Jemursari, Surabaya.

Polisi Surabaya Bongkar Komplotan Penadah Mobil Rental Hasil Kejahatan di Gresik
Istimewa/TribunJatim.com
Barang bukti Komplotan Penadah Mobil Rental Hasil Kejahatan di Gresik 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Wonocolo Surabaya berhasil menangkap tiga tersangka komplotan penadah mobil rental hasil kejahatan.

Ketiga tersangka masing-masing bernama Andik Hendratno (28) warga Desa Babak Tulung Kecamatan Rembang, Suyanto (44) Perum Grand Cerme Gresik, dan Ari Wahyuni (49) warga Pakuwon Indah Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Wonocolo, Ipda Mudjiani menjelaskan, terbongkarnya kasus penadah mobil rental hasil kejahatan bermula dari penangkapan dua tersangka penggelapan mobil rental bernama Imam Wahyudi (49) warga Bratang Gede Surabaya dan Hatta Dwi Cahya (36) warga Klampis Semalang Surabaya.

Tak Diberitahu Tempat Penyimpanan Uang, Tiga Kawanan Pencuri di Malang Bacok Punggung Korbannya

Komplotan penadah mobil ini diduga turut terlibat kasus penggelapan mobil rental Toyota Avanza N 1502 H milik korban Andhika Setiawan (43) di Jemursari Surabaya.

"Ketiga tersangka sebagai penadah barang hasil kejahtan modus gadai mobil rental," ujarnya saat dihubungi Surya, Rabu (3/10/2018).

Mudjiani mengatakan pihaknya menelusuri keberadaan mobil rental milik korban dari GPS yang masih aktif.

Diberangkatkan Jumat Mendatang, Bantuan Pemkot Surabaya untuk Gempa dan Tsunami di Palu Sudah Siap

Dalam mobil rental itu terpasang tiga GPS, dua GPS sudah rusak dan dilepas, satu GPS masih aktif.

Setelah melakukan penyelidikan, pihak Kepolisiaan akhirnya menemukan mobil rental milik korban terparkir di sebuah garasi di daerah Cerme Kabupaten Gresik.

Hadiri Pengukuhan Pengurus KONI Kota Malang, Sutiani Ingin Persema Jadi Tempat Pembinaan Pemain Muda

"Ketika ditemukan mobil rental milik korban sudah diganti plat nomor, dari N (N 1502 H) menjadi plat nomor L (L 1880 YX)," ungkapnya.

Belum Rekam e-KTP, Awas Tahun Depan NIK Terancam Diblokir

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved