Adiknya Jabat Bupati Pasuruan, Gus Ipul Mengaku Terkejut Saat KPK Lakukan OTT di Kota Pasuruan

Karena menyebut Pasuruan, Gus Ipul panik lantaran adik kandungnya, Irsyad Yusuf, merupakan Bupati Pasuruan.

Adiknya Jabat Bupati Pasuruan, Gus Ipul Mengaku Terkejut Saat KPK Lakukan OTT di Kota Pasuruan
TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengaku terkejut dengan masih adanya kepala daerah di Jawa Timur yang kembali terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Kali ini OTT yang dilakukan KPK pada Kamis (4/10/2018) berhasil  menjaring Wali Kota Pasuruan, Setiyono.

"Saya pagi tadi sempat kaget karena ada kepala daerah di Jatim yang kembali kena OTT KPK," kata Gus Ipul, ketika ditemui di ruang kerja Wakil Gubernur Jawa Timur.

Asuransi Kendaraan Bermotor Dorong Adira Insurance Tumbuh Double Digit pada Semester I Tahun 2018

Karena menyebut Pasuruan, Gus Ipul panik lantaran adik kandungnya, Irsyad Yusuf, merupakan Bupati Pasuruan.

Gus Ipul mengatakan jika dirinya langsung mencoba menghubungi Gus Irsyad Yusuf tak lama setelah mendengar kabar tersebut.

"Kami sempat menelepon Gus Irsyad untuk memastikan keberadaannya. Sebab, sebelumnya beredar kabar yang simpang siur," katanya.

Terbagi Jadi Tiga Kloter, 480 Orang Korban Gempa dan Tsunami Palu Tiba di Bandara Juanda

Menurut Gus Ipul, ada dua sisi peluang terjadinya korupsi, yaitu kesempatan dan niat.

"Pertama kesempatan bisa ditutup dengan berbagai aturan dan perundang-undangan. Misalnya juga dengan pemasangan CCTV juga bisa mengawasi dan mencegah terjadinya korupsi," ujarnya.

Sedangkan dari sisi niat, bisa ditutup dengan pakta integritas.

Hoax Ratna Jadi Blunder, Pengamat Politik: ini Menjadi Pelajaran Bagi kedua Kubu

Untuk pakta integritas, Gus Ipul yang juga ketua tim saber pungli Jawa Timur mengatakan bahwa sudah banyak kepala daerah yang menandatanganinya.

Kabupaten Pasuruan misalnya, pada saat Irsyad Yusuf baru dilantik menjadi bupati segera mengundang KPK untuk melakukan pakta integritas serta berkonsultasi untuk menutup celah kemungkinan korupsi.

Didanai APBdes, Belasan Eskavator Gratis untuk Program Pengerukan 1000 Embung Desa di Lamongan

Ketua Saber Pungli Jatim ini berharap seluruh penyelenggara negara khususnya para kepala daerah juga bisa lebih hati-hati.

Kehati-hatian ini setidaknya bisa dimulai dengan memilih kepala dinas dan Sekda yang benar-benar berintegritas.

Jangan sampai memilih Sekda dan kepala dinas dengan orang-orang yang keserempet hukum apalagi pernah kesandung masalah hukum.

Tiba di Bandara Juanda, Ratusan Pengungsi dari Palu Dipulangkan ke Kampung Halaman Masing-masing

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved