Berhari-hari Menghilang, Wanita asal Malang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Septic Tank

Mayat Endang pertama kali ditemukan oleh suaminya, Sapari, yang kebingungan mencari istrinya yang tak kunjung pulang.

Berhari-hari Menghilang, Wanita asal Malang Ditemukan Tewas Tertelungkup di Septic Tank
ISTIMEWA
Proses evakuasi jasad Endang (50) warga Malang yang ditemukan tewas di septic tank. 

TRIBUNJATIM.COM - Warga Desa Gampingan, Kecamaan Pagak, Malang, digegerkan dengan penemuan seorang mayat perempuan di dalam sebuah septic tank (penampungan tinja).

Mayat yang diketahui bernama Endang (50) warga setempat, ditemukan tewas tertelungkup di septic tank sejak empat hari menghilang.

Mayat Endang pertama kali ditemukan oleh suaminya, Sapari, yang kebingungan mencari istrinya yang tak kunjung pulang.

Tanggapi Isu Pemecatan dari MU, Jose Mourinho: Banyak Kekejaman dan Saya Jadi Sasaran Tembak

Mulanya, Sapari menduga jika istrinya hanya pergi untuk menemui tetangga sebelah rumah.

Namun, hingga tengah malam, sang istri belum juga pulang.

Hingga pada Jumat (5/10/2018) sore, Sapari curiga dengan sebuah kayu yang biasa digunakan korban untuk memerik daun di sekitar septic tank.

Ditanya Soal Untung Rugi Kubu Jokowi-Maruf Atas Kasus Ratna Sarumpaet, Begini Komentar Erick Thohir

Saat mengitari sekitar septic tank, ia melihat sesosok mayat tengkurap dan mengambang di dalam septic tank dengan kedalaman sekitar 2,5 meter tersebut.

Ia pun langsung melaporkan penemuan mayat di septic tank kepada perangkat desa setempat.

Tim gabungan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Polsek Pagak, serta tim forensik Polres Malang dibantu warga, berupaya mengevakuasi jasad korban.

Dapat Bimbingan Kerja Keterampilan Cuci Pakaian, Warga Binaan Rutan Kelas I Medaeng Merasa Beruntung

Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo menuturkan, lokasi serta tempat septic tank yang sempit sempat membuat tim evakuasi terpaksa menggunakan metode vertikal untuk mengangkat jasad korban.

"Butuh waktu 40 menit untuk mengevakuasi korban, kita pakai sistem vertikal. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka, sementara ini masih diselidiki mengenai penyebab terceburnya korban," tutup Mudji.

Akun Yayasan Sosial di Instagram Berkedok Peduli Anak Diduga Beroperasi Selama Setahun

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved