Truk Halangi Motor, Dua Pria di Bojonegoro ini Lalu Berduel dan Saling Adu Bacok

Gara-gara truk menghalangi motor, dua pria di Bojonegoro ini lalu berduel keras dan saling carok.

Truk Halangi Motor, Dua Pria di Bojonegoro ini Lalu Berduel dan Saling Adu Bacok
ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kejadian saling bacok antara Sumiran (60) dan Supriyono (40), warga Desa Malingmati, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin lalu (8/10/2018), sekitar pukul 14.30 WIB, mulai terungkap motifnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli mengatakan, kronologi peristiwa perkelahian itu bermula saat pelaku Supriyono hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor melintas di depan rumah Sumiran.

Namun, karena terhalang oleh mobil truk milik Sumiran yang sedang berhenti di tengah jalan, Supriyono berulang kali membunyikan klakson agar mobil bisa dipindah agar tidak menghalangi jalan kendaraannya.

"Supriyono sudah berusaha membunyikan klakson sepeda motornya, namun tidak dihiraukan oleh Sumiran," ujar Ary Fadli, Kamis (11/10/2018).

Massa Pendekar di Tulungagung Serang Kampung & Bakar Motor Tak Diproses, Ribuan Warga Protes Polisi

Sesampainya di rumah, Supriyono yang jengkel dan marah lalu mengambil mengambil golok dan kembali keluar untuk mencari Sumiran dan menantang untuk berduel.

Sehingga cek-cok dan perkelahian tak dapat dihindari. Keduanya sama-sama membawa senjata tajam dan tidak mau dilerai.

"Kedua pelaku saling serang menggunakan senjata tajam di jalan poros desa, tepatnya di depan rumah Supriyono," terang Ary Fadli.

Gempa Terjang Sumenep Pulau Madura, 3 Warga Tewas, 7 Luka, dan 25 Rumah Rusak

Akibat perkelahian tersebut, Supriyono terkena sabetan pedang pada pergelangan tangan kanan dan bagian atas pinggul kiri oleh Sumiran.

Sedangkan Sumiran mengalami luka pada ibu jari tangan kanan, juga karena sabetan golok. Kedua pelaku saat ini juga masih dalam perawatan di rumah sakit.

"Kasus ini ditangani penyidik Polsek Tambakrejo, pelaku bisa dijerat dengan UU Darurat tahun 1951, tentang Kepemikan Senjata Tajam dan  Pasal 353 ayat 2 KUHP, ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara," tegasnya. (M Sudarsono)

Todongkan Senpi, Dua Orang ini Rampok Wartawan Radar yang Mau Liputan, Rampas Motor dan Ponsel

Penulis: M Sudarsono
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved