Breaking News:

Dituding Remas Payudara Pacar Pelaku, Siswa SMP di Probolinggo Tewas Dibacok

Mayat remaja yang sempat viral di media sosial diketahui merupakan Ahmad Arifin (16), siswa SMP Kecamatan Lumbang, Probolinggo.

ilustrasi mayat 

“Awalnya Reskrim sempat kesulitan karena identitas korban sulit kita ungkap. Berkat kejelian Unit Reskrim menggunakan kaus korban, mampu mengungkap kasus dugaan pembunuhan berencana ini,” katanya di Mapolres Probolinggo, Sabtu (13/10/2018).

Menurut Fadly, korban dibunuh menggunakan celurit yang dipinjam pelaku dari rekannya di Pasuruan.

Sebelumnya, korban dibonceng bertiga naik motor.

Tampilkan Empat Lagu, Girlband AOA Gebrak Panggung Closing Ceremony Asian Para Games 2018

Rumah Warga Jember yang Rusak Akibat Gempa Mulai Dibangun, Pemkab Jember, TNI dan Polri Kerja Bakti

Kedua pelaku mengajak korban bermain billiard di Pasuruan.

Sementara motor korban dititipkan di salah satu temanya di Sapih, Lumbang.

“Usai main billiard, pelaku merencanakan membunuh korban. Berbekal celurit, kedua pelaku membawa korban ke arah Sariwani, Kecamatan Sukapura. Dengan pura-pura kencing, Kamaludin mengajak korban turun dari motor. Begitu turun, korban langsung dibacok berkali-kali mengenai arah leher dan kepala. Begitu korban roboh langsung ditendang hingga masuk ke sungai,” jelasnya.

Beraksi di Lima Titik ini, Komplotan Begal Motor Sadis di Lumajang Akhirnya Digulung Polisi

Usai ditangkap, Kamaludin mengakui semua perbuatannya.

Dia mengaku sakit hati kepada Arifin karena meremas payudara pacarnya di hadapannya beberapa waktu lalu.

“Motor milik Arifin juga saya jual Rp 1 juta,” kata Kamaluddin.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka diancam Pasal 340 sub 365 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di Kompas.com dengan judul Remas Payudara Berujung Maut, Siswa SMP Dibunuh Secara Sadis

Editor: Dwi Prastika
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved