Anggota Polres Tulungagung Dilaporkan Gelapkan Tiga Motor Milik Warga

Gelapkan tiga motor milik warga, Anggota Polres Tulungagung dilaporkan dan kasusnya ditangani Propam.

Anggota Polres Tulungagung Dilaporkan Gelapkan Tiga Motor Milik Warga
tribunsumsel.com/Khairil
Ilustrasi 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Seorang anggota Polres Tulungagung dilaporkan tiga orang warga, karena menggelapkan sepeda motor. Dengan modus meminjam sepeda motor, bintara berinisial VD (32) ini menggadaikan motor milik temannya.

Korban pertamanya adalah Ermin Candra (54), seorang perempuan warga Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung. Awalnya VD mengaku akan menyewa motor.

Ermin kemudian menyerahkan sebuah Honda Beat AG 3174 RBB warga merah. Harga sewa motor itu disepakati Rp 25.000 per hari.

VD sempat menyerahkan uang Rp 250.000 untuk sewa 10 hari. Namun tujuh hari berselang diketahui, motor itu digadaikan.

"Sebelumnya pelapor sempat meminta motornya, tapi tidak pernah dikembalikan. Korban melapor ke Polres Tulungagung pada 13 Oktober," terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Senin (15/10/2018).

Mobil CRV Baru yang Dikemudikan Terjun ke Jurang Sarangan, Model asal Ngawi Kritis dan Terjepit

Selain Ermin, dua korban lainnya adalah Aning Kurnawati (41) warga Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat dan Satria Pinadika (30) warga Batangsaren, Kecamatan Kauman. Keduanya meminjamkan motor ke VD pada Kamis (11/10/2018).

Aning meminjamkan Yamaha NMax AG 4245 RCG, sementara Satria meminjamkam Honda Beat AG 3112 RCF. Namun dua motor itu tidak dikembalikan, dan diektahui dimasukkan ke tukang gadai swasta.

Masih menurut Sumaji, sebenarnya ada lima pelapor yang menjadi korban dengan modus serupa. Namun dua lainnya masih diminta untuk melengkapi barang bukti.

"Dua orang lainnya akan melapor setelah berkasnya lengkap. Jadi yang sudah terbit LP masih tiga," tambahnya.

Dikritik Ketua DPRD Hanya Pentingkan Diri Sendiri, Pemkot Surabaya Akhirnya Akan Cairkan Gaji 13

Saat ini penyidik sudah meminta keterangan dari para pelapor. Sementara VD, mantan bintara Polsek Gondang ini akan dimintai keterangan setelah para pelapor sudah memberikan keterangan.

VD akan menjalani dua proses hukum sekaligus. VD akan diproses karena kasus kriminal yang ditangani Satreskrim Polres Tulungagung.

VD juga akan menjalani proses di Provos, terkait statusnya sebagai anggota Polri.

"Provos kan mengurusi pelanggaran disiplin dan kode etik anggota Polri. Jadi pidananya berjalan, kode etiknya juga berjalan," tandas Sumaji.

Babak Baru Kasus Aset Pemkot Malang, Muncul Maria Ngaku Kena Tipu Leonardo-Natalia Rp 3 Miliar

Salah satu korban, Aning mengaku telah melaporkan VD. Aning juga sudah mengantongi bukti pelaporan. Ia mengalami kerugian sekitar Rp 31 juta.

"Motornya (Yamaha) NMax. Kira-kira sekitar Rp 31 juta," ujarnya, saat dihubungi lewat telepon. (David Yohanes)

Penulis: David Yohanes
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved