Duta Seni Kota Pasuruan, Berdayakan Seniman Muda Berlatar Belakang Akademik

Ketua Paguyuban Pasuruan, Eddy Hadijanto, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Batu, serta warga dan pengurus Pawarta (Paguyuban

Duta Seni Kota Pasuruan, Berdayakan Seniman Muda Berlatar Belakang Akademik
istimewa
Duta Seni Kota Pasuruan tampil di TMII jakarta Anjungan Jawa Timur 

 Juri Pengamat pergelaran ini, Dra. Nursilah, M. Si, mengemukakan, upaya Pemerintah Kota Pasuruan bagus.

“Punya strategi yang bagus dengan memberdayakan para seniman muda, lulusan perguruan tinggi dan siswa sekolah seni. Misalnya tim pengrawitnya (pengendang) diserahkan ke beberapa alumni perguruan tinggi seni. Musik tergarap bersih, dan menjadi kekuatan penampilan kesenian ini,” terangnya.

Namun menurut Nursilah, ada juga beberapa hal perlu lebih dieksplorasi. Terutama pada garapan tari. Tari ’Terbang Bandung,’’Sambitan’ dan ‘Segoro Pujo’, misalnya, keterampilan teknis para penari dinilai kurang.

 “Intensitas dan power kurang tergarap dengan baik. Masih kurang greget. Aspek-aspek koreografi kurang tergarap. Terlalu dekoratif tanpa dinamika. Demikian juga tata rias kurang memperhatikan fleksibilitas gerak, terutama tatanan rambut. Penari banyak tidak leluasa bergerak karena menahan sanggul (takut lepas),” ujar Dosen Seni Tari Universitas Negeri Jakarta ini.

Pidato Game of Thrones Ramai Dibicarakan Para Elite Politik, Jokowi: Sampaikan Narasi yang Sejuk

 Khusus tari Ngremo yang dibawakan Parrisca Indra Perdana, menurut Nursilah, tak perlu diberi nama baru, ‘Gagrak Suropati’. Sebab yang ditampilkan bukan garapan baru, melainkan ‘Ngremo Boletan’, yang sudah ada sejak dulu. Remo Boletan alais Remo Jombangan merupakan tari yang sangat ekspresif.

 Parrisca Indra Perdana, tampaknya menjadi tumpuan kreatif bagi duta seni dari Kota Pasuruan ini. Selain menari, Parrisca juga bertindak sebagai Penata Panggung, Tari dan Musik.

Parrisca juga dipercaya untuk menulis cerita drama tari berjudul ’Sambitan’, yang disutradarai Ervin Nuriana S.Pd.

Paket Kesenian Daerah dari Pasuruan ini dibawah pembinaan Walikota Pasuruan, Raharto Teno, ST selaku Pelindung. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Pasuruan, * Drs. H. Hardi Utoyo, M.Si, selaku Penasehat.

Kepala Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Pasuruan, Cindy Trisiwiyanti, SH, M.Hum, sebagai Penanggung Jawab Program.

Para Juri Pengamat Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur adalah, Suryandoro, S.Sn (Praktisi dan Pengamat Seni Tradisi), Eddie Karsito (Wartawan, Penggiat Seni & Budaya), Dra. Nursilah, M. Si. (Dosen Seni Tari Universitas Negeri Jakarta), dan Catur Yudianto (Kepala Bagian Pelestarian dan Pengembangan Bidang Budaya TMII).

Di bulan Oktober 2018, Anjungan Jawa Timur TMII menampilkan kesenian daerah ‘Parade Reog Anak dan Dewasa’ selama dua hari, Sabtu – Minggu (20-21/10/2018).

Perayaan Hari Ulang Tahun Ke-73 Provinsi Jawa Timur, diselenggarakan Minggu (28/10/2018), bersamaan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved