Terkait Kasus Aset Pemkot Malang, Keluarga Leonardo Upayakan Permohonan Penangguhan di Kejari

Amran Lakoni mengatakan, ada permohonan penangguhan dari pihak tersangka Leonardo Wibowo Soegio dalam kasus penjualan aset Pemkot Malang.

Terkait Kasus Aset Pemkot Malang, Keluarga Leonardo Upayakan Permohonan Penangguhan di Kejari
SURYA/BENNI INDO
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Amran Lakoni. 

TRIBUNJATIM.COM - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Malang, Amran Lakoni mengatakan, ada permohonan penangguhan dari pihak tersangka Leonardo Wibowo Soegio dalam kasus penjualan aset Pemkot Malang.

Namun sejauh ini, Amran mengatakan belum memutuskan permohonan penangguhan itu.

"Ada permohonan. Masih dalam masa pertimbangan, belum diputuskan. Kajari yang memutuskan," katanya, Senin (15/10/2018).

Leonardo saat ini sedang berada di dalam tahanan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, di Surabaya.

Saksi Memilih Bungkam Saat Hendak Memasuki Ruangan untuk Jalani Pemeriksaan KPK di Polres Malang

Kata Amran, bel diputuskannya permohonan penangguhan itu karena dirinya masih melakukan kajian.

"Kan ada ketentuannya. Salah satunya mengembalikan kerugian negara. Pokoknya sekarang masih dalam penyidikan kerugian negara atas kasus ini," ujarnya.

Sebelumnya, pihak keluarga Leonardo melalui istrinya mengembalikan tiga sertifikat tanah yang dijual oleh Leonardo.

Padahal lahan dalam sertifikat itu adalah milik Pemkot Malang.

Anggota DPRD Kota Malang Mengaku Sakit hingga Penurunan Ingatan saat Sidang, JPU KPK Ungkap Hal Lain

Di hari yang sama, muncul Maria Purbowati yang kemudian mengaku sebagai korban penipuan Leonardo.

Dari Maria inilah wartawan mendapatkan informasi adanya upaya penangguhan penahanan oleh pihak Leonardo.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved