Buron Dua Tahun, Jambret yang Tewaskan Perempuan di Surabaya Dibekuk Polsek Tenggilis

Edi Santoso (21) pelaku jambret tas perempuan di kawasan Rungkut Industri ditangkap Unit Reskrim Polsek Tenggilis pada Minggu (14/10/2018)

Buron Dua Tahun, Jambret yang Tewaskan Perempuan di Surabaya Dibekuk Polsek Tenggilis
Istimewa
Edi Santoso (21) pelaku jambret tas perempuan di kawasan Rungkut Industri ditangkap Unit Reskrim Polsek Tenggilis setelah 2 tahun buron 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya polisi memburu pelaku jambret membuahkan hasil.

Edi Santoso (21) pelaku jambret tas perempuan di kawasan Rungkut Industri ditangkap Unit Reskrim Polsek Tenggilis.

Ia ditangkap setelah menjadi buron selama dua tahun.

Pria asal Bulak Banteng Gang Patriot Surabaya ini ditangkap setelah kembali dari tempat persembunyiannya di Bangkalan Madura pada minggu (14/10/2018).

(Lengkapi Dokumen yang Diminta KPK, Willem Petrus Salamena Serahkan Data SP2D)

(Willem Petrus Ketua BPKAD Kabupaten Malang Malang Serahkan Permintaan KPK)

"Penangkapannya di rumah dia (tersangka), tanpa perlawanan dan langsung kami bawa ke Mapolsek," kata Kanit Reskrim Polsek Tenggilis, AKP Puguh Sudaryono melalui telepon, selasa (16/10/2018).

Puguh melanjutkan, tersangka beraksi bersama seorang rekannya bernama Abdurahman (35) yang sudah tertangkap lebih dulu.

"Peran dia (Edi) sebagai eksekutor, temannya Abdurahman joki," kata Puguh.

Saat ini, Abdurahman menjalani vonis hukuman tujuh tahun penjara di Lapas Porong.

(7 Pemain Persebaya Surabaya Tak Ikut Latihan Jelang Laga Hadapi Persib Bandung)

(Willem Petrus Ketua BPKAD Kabupaten Malang Malang Serahkan Permintaan KPK)

Kali terakhir mereka melakukan aksinya dua tahun lalu.

Keduanya merampas tas milik pengendara perempuan bernama Nur Syaikuna (25) di kawasan Rungkut Industri sekitar pukul 02.00 WIB, (2/2016).

Akibatnya, korban sempat mengejar pelaku dari daerah Rungkut Industri ke Jalan A Yani hingga kemudian tewas menabrak trotoar.

"Informasi saat itu ada orang mengejar motor teriak-teriak, korbannya," kata Puguh.

(Bupati Jember Disorot, Fraksi di DPRD Soal Mutasi jabatan Terpendek Kadindik Jember)

(Lengkapi Dokumen yang Diminta KPK, Willem Petrus Salamena Serahkan Data SP2D)

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved