Penyidik Kejari Tanjung Perak Terima Berkas Tahap II Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Kepabeanan

Penyidik Pidsus Kejari Tanjung Perak Surabaya telah menerima penyerahan berkas tahap II atas dugaan kasus pemalsuan dokumen kepabeanan.

Penyidik Kejari Tanjung Perak Terima Berkas Tahap II Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Kepabeanan
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Dian Priyanto (36) warga Sememi Barat, Surabaya, dan Daniel Damaroy (37) warga Jalan Parang Sarpo, Semarang, Jawa Tengah menutupi kedua wajahnya saat berada di Kejari Tanjung Perak Surabaya, Selasa (16/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Tanjung Perak Surabaya telah menerima penyerahan berkas tahap II (barang bukti dan tersangka) atas dugaan kasus pemalsuan dokumen kepabeanan, Selasa (16/10/2018).

Dalam kasus ini, ada dua tersangka yang telah menjalani pemeriksaan, yakni Dian Priyanto (36) warga Sememi Barat, Surabaya, dan Daniel Damaroy (37) warga Jalan Parang Sarpo, Semarang, Jawa Tengah.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjung Perak, Dimaz Atmadi mengatakan, pelimpahan atas dua tersangka itu dilakukan penyidik Kantor Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kepada penyidik dari kejaksaan.

Sidang 2 WNA Aljazair, Jaksa Sebut Pencurian di Tunjungan Plaza Direncanakan hingga Bahas Soal Visa

Persebaya Surabaya Asah Finishing Touch pada Latihan Jelang Hadapi Persib Bandung

Dimaz menuturkan, kedua tersangka dianggapnya kooperatif lantaran telah memberikan keterangan terkait keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Bahkan, segala keterangan kedua tersangka dinyatakan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Usai pemeriksaan, kedua tersangka langsung kami tahan di Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo,” papar Dimas kepada awak media, Selasa (16/10/2018).

Murni Mengaku Culik Bayi Tetangga di Surabaya dan Membawanya ke Bekasi untuk Rujuk dengan Suami

PT Astra Honda Motor Masih Belum Berencana Produksi Motor Listrik

Dalam pemberitaan sebelumnya, keduanya diduga telah melakukan tindak pidana kepabeanan, yaitu menyerahkan pemberitahuan pabean atau dokumen pelengkap pabean yang palsu atau dipalsukan atas importasi dengan Pemberitahuan Impor Barang (PIB) Nomor 066799 tanggal 26 Juni 2018.

Di dalam hal ini, importirnya adalah PT Golden Indah Pratama melalui KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Perak.

Fakta-fakta Ibu Roro Fitria Meninggal Dunia, Penyebab hingga Kejutan untuk Sang Putri di Persidangan

Lalu, berdasarkan hasil pemeriksaan di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), diperoleh tiga unit kontainer total berukuran 40 ton dengan Nomor FCIU9099070, APHU6237790, dan BEAU4678478.

Ketiga kontainer itu berisi minuman mengandung Etil Alkhohol (MMEA) beragam merek dan jenis dengan kadar alkohol lebih dari 20 persen.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved