Aksi KPK di Jatim

Terjerat Kasus Dugaan Suap & Gratifikasi, Rendra Kresna Kepala Daerah ke-98 yang jadi Tersangka KPK

Rendra Kresna menjadi Kepala Daerah ke-98 yang jadi tersangka KPK, setelah terjerat kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Terjerat Kasus Dugaan Suap & Gratifikasi, Rendra Kresna Kepala Daerah ke-98 yang jadi Tersangka KPK
TRIBUNJATIM/BOBBY KOLOWAY
Ketua DPW Partai NasDem Jatim Rendra Kresna memperlihatkan berkas bacaleg partainya di Kantor DPW NasDem Jatim, Senin (16/7/2018) jelang mendaftar ke KPUD Jatim. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.

Bahkan setelah diperiksa untuk pertama kalinya, Senin (15/10/2018) di Jakarta, penyidik KPK langsung menahan Bupati Malang dua periode tersebut.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan, dengan ditetapkannya Rendra Kresna sebagai tersangka, dia menjadi kepala daerah ke-98 yang ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Mantan Ketua DPW Partai Nasdem Jatim ini jadi tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

"Hingga saat ini sudah ada 98 orang kepala daerah diproses dalam tindak pidana korupsi," tegas Saut, Kamis (11/10/2018), di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Rendra Kresna Diduga Terima Gratifikasi Rp 3,45 miliar, KPK Telisik Harta Bupati Malang Dua Periode

Bupati Malang Rendra Kresna Jadi Tersangka KPK, Gubernur Pakde Karwo Langsung Bereaksi

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Malang, Rendra Kresna, sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.

Untuk suap, KPK menjerat Rendra beserta dengan pihak swasta bernama Ali Murtopo.

Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang.

Uang yang diterima Rendra dari Ali itu diduga akan digunakan untuk pembayaran utang dana kampanye yang dikeluarkan untuk pemenangan Rendra saat maju menjadi Bupati Malang periode 2010-2015.

Sementara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, Rendra dijerat bersama dengan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla.

Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 3,55 miliar terkait beberapa proyek di Pemkab Malang.

(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Berbalut Haru Disaksikan Anaknya, KPK Tahan Bupati Malang Rendra Kresna & Pengusaha yang Menyuapnya

Rendra Kresna Mundur dari Jabatan Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Begini Tanggapan Kolega & Karibnya

Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved