Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bersubsidi di Gresik untuk Polri dan ASN

Tanah yang disiapkan untuk pembangunan rumah bersubsidi bagi anggota Polri dan ASN ini memiliki seluas 15 hektar dan akan dibangun 1500 unit rumah.

Kapolda Jatim Letakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Bersubsidi di Gresik untuk Polri dan ASN
SURYA/SUGIYONO
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro meletakan bahan bangunan pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah bersubsidi bagi anggota Polri dan ASN Polri, Rabu (17/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIKKapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, meresmikan pembangunan rumah bersubsidi bagi anggota Polri dan aparatur sipil negara (ASN) di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Gresik.

Tanah yang disiapkan untuk pembangunan rumah bersubsidi bagi anggota Polri dan ASN ini memiliki seluas 15 hektar dan akan dibangun 1500 unit rumah.

Dalam peletakan batu pertama, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, pembangunan rumah bersubsidi bagi anggota Polri ini merupakan program pemerintah pusat Presiden Joko Widodo yang ditindaklanjuti oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

“Program Perumahan ini meindakalnjuti program Bapak Presiden Joko Widodo tentang program seribu rumah," kata Irjen Pol Luki Hermawan, didampingi Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Rabu (17/10/2018).

Ini Asal Muasal Penggunaan Istilah THR oleh Mantan Anggota DPRD Kota Malang Terkait Suap APBD 2015

"Dan program tersebut Kapolres Gresik melanggah dengan capat merespon, sehingga di bulan pertama saya menjabat sudah mengambil 300 rumah dan tipe 30 yang cukup besar,” sambungnya.

Dengan pembangunan rumah bersubsidi tersebut, diharapkan bisa menambah semangat para anggota Polri yang tidak menempati rumah dinas tapi dapat mempunyai rumah.

Sebab, di Jawa Timur baru beberapa Polres yang menyediakan rumah bersubsidi. 

“Ini Gresik mengambil 300 rumah dan cukup tipe 30. Di Jawa Timur baru ada Jember dengan membangun 80 rumah, tipenya dibawah 30. Ini besar sekali dan luar bisa,” katanya.

Polisi Bongkar Tempat Hiburan Malam yang Diduga Dipakai untuk Judi Skala Besar di Surabaya

Irjen Pol Luki juga mengatakan bahwa luas lahan untuk rumah bersubdisi di Kedamean Gresik luasnya diperkirakan mencapai 15 hektar dan akan dibangun 1.500 unit.

Sehingga, diharapkan para anggota Polri yang dinas diluar Gresik bisa membeli rumah ini. 

“Mudah-mudahan adanya program ini bisa menambah semangat personil Polri, sehingga Polri yang keterbatssan rumah dinas, direspon oleh Papolres dengan Forkopimda,a khirnya dapat 15 hektar. Sehingga bisa dibangun sampai 1.500 unit dan anggota Polres lain juga boleh beli disini,” imbuhnya.

Penuhi Target Kursi Pemilu Legislatif 2019, Golkar Jawa Timur Bentuk Badan Pemenangan Pemilu

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, progam rumah bersubsidi ini merupakan dari program Polda Jatim yakni Bhayangkara Promoter 98 Regency. 

Program rumah ini memberikan kesejahteran bagi anggota Polri yang bekerjasama dengan realestat Indonesia (REI) Cabang Gresik dan Jatim.

“Kami juga menggandeng Pengembang swasta selaku pengembang dan BRI sebagai penjamin kredit,” kata Wahyu mantan Kapolres Bojonegoro.

Bermodus Gandakan Uang, Dukun Palsu Asal Pasuruan Tipu Korban Hingga Rp 500 Juta

Penulis: Sugiyono
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved