Cak Imin Sebut RUU Pesantren Jadi Kado Istimewa di Hari Santri 2018

Apalagi, momentum pengesahan RUU yang diinisiasi oleh Fraksi PKB tersebut sangat dekat dengan momentum Hari Santri Nasional

Cak Imin Sebut RUU Pesantren Jadi Kado Istimewa di Hari Santri 2018
TribunJatim.com/ Bobby Koloway
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Umum DPP PKB menjadi Keynote Speaker pada Seminar RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan, Kamis (25/10/2018) di Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin tak dapat menyembunyikan kegembiraanya ketika mendengar RUU Pesantren dan Pendidikan Agama diputuskan menjadi RUU inisiatif DPR RI pada rapat Baleg, Kamis (13/9/2018) silam.

Apalagi, momentum pengesahan RUU yang diinisiasi oleh Fraksi PKB tersebut sangat dekat dengan momentum Hari Santri Nasional yang tiba setiap 22 Oktober.

Cak Imin mengatakan bahwa keputusan badan legislasi (baleg) DPR RI mengesahkan rancangan undang-undang pesantren menjadi RUU inisiatif DPR RI pada rapat baleg merupakan komitmen partainya sejak lama.

"RUU ini merupakan kado spesial dari PKB untuk pesantren di perayaan Hari Santri tahun 2018,” tegas Cak Imin pada sambutannya di sela acara Seminar RUU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan, Kamis (25/10/2018).

6 Fakta OTT KPK atas Bupati Cirebon, Mendagri Ngaku Curiga karena Sering Ditelepon Sunjaya

Pengakuan Ahmad Dhani Soal Pemeriksaannya di Polda Jatim, Sempat Nonton Laga Timnas U-19 Indonesia

”Apabila sebelumnya PKB telah mengawal usulan 22 Oktober sebagai puncak hari santri nasional, maka PKB akan kembali berkomitmen untuk mengawal RUU tentang pesantren ini. Ini menjadi bukti komitmen kami terhadap keberadaan pesantren,"tegas Cak Imin yang juga Wakil Ketua MPR RI ini.

Menurutnya, kesuksesan pesantren dalam mencetak alumni berkualitas telah terbukti bukan hanya untuk negara namun juga masyarakat di berbagai lini.

Di antaranya dengan banyaknya pengusaha pengusaha dari kalangan Santri.

"Kalangan santri bisa melahirkan banyak wirausahawan yang akan ikut menopang berbagai kebutuhan kita nantinya. Di situ, harus ada penyesuaian kurikulum entrepreneurship yang nantinya juga akan masuk dalam RUU Pesantren tersebut," urainya.

Cak Imin pun menginstruksikan kepada seluruh kader PKB baik yang berada di tataran legislatif maupun eksekutif untuk terus menyosialisasikan RUU tersebut.

"PKB akan terus berkomitmen agar RUU ini bisa segera disahkan menjadi undang-undang. Oleh karena itu, kami akan terus menggali keinginan Pesantren sehingga akan tertuang di dalam pasal-pasal undang-undang tersebut," tegas Cak Imin.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved