Breaking News:

Hasil Survei Litbang Kompas Sebut Tak Lolos Parliamentary Threshold, PPP: Survei Kadang Buat Pesimis

PPP menyatakan bahwa survei kadang membuat pesimis, saat menanggapi hasil survei Litbang Kompas yang sebut PPP tak lolos Parliamentary Threshold.

Editor: Mujib Anwar
Istimewa
PPP 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Hasil survei Litbang Kompas, bahwa hanya lima parpol peserta Pemilu 2019 saja yang lolos ke Parlemen terus ditanggapi partai politik.

Terbaru, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ikut buka suara. PPP mengaku terganggu dengan rilis survei yang kerap menempatkan partai berlambang kabah itu di papan bawah.

Bahkan terancam tidak lolos ambang batas parlemen alias parliamentary threshold 4.0 persen.

Namun, Ketua DPP PPP, Lena Maryana Mukti, menerangkan hasil survei tersebut tidak membuat kader putus semangat dan malas. Kader menyikapinya secara bijak.

“Survei itu memang kadang membuat pesimis tapi di sisi lain bagi kami juga menjadi cambuk untuk terus bekerja keras,” tegas Lena dalam diskusi bertajuk 'Partai Dalam Garis Ambang Batas' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10/2018).

Hasil Survei Litbang Kompas, Hanya 5 Partai Lolos Parliamentary Threshold, 11 Parpol Terlempar

Zulkifli Hasan Yakin PAN Lolos Parliamentary Threshold, Juga Tanggapi Survei Jokowi Kalahkan Prabowo

Di sisi lain, dia meminta lembaga survei untuk menyampaikan ke publik bahwa hasil survei hanya sebatas persepsi masyarakat dan bukan real count.

Itu juga harus diedukasi kepada publik dan masyarakat, bahwa hasil survei itu masih persepsi bukan real count," kata Lena.

Terbaru, Litbang Kompas merilis elektabilitas partai politik peserta Pemilu 2019, pada Selasa (23/10/2018).

Dalam rilis itu, Litbang Kompas hanya menempatkan lima parpol yang lolos ke Parlemen.

Mulai Pukul 17.00 WIB Presiden Jokowi Tandai Tol Suramadu Gratis, Wakil Rakyat Sorot Biaya Perawatan

Elektabilitas Terbaru Jokowi-Maruf & Prabowo-Sandi di Pilpres 2019, Berdasar Survei Litbang Kompas

Berikut data lengkapnya: PDIP (29,9 persen), Gerindra (16 persen), PKB (6,3 persen), Golkar (6,2 persen), dan Demokrat (4,8 persen).

Lalu, Nasdem (3,6 persen), PKS (3,3 persen), PPP (3,2 persen), PAN (2,3 persen), Perindo (1,5 persen), dan Hanura (1,0 persen).

Kemudian Berkarya (0,4 persen), PSI (0,4 persen), PBB (0,4 persen), Garuda (0,3 persen) dan PKPI (0,1 persen). Sementara yang belum tahu atau merahasikan pilihan sebesar 20,4 persen.

(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved