Temui Pengasuh Pondok Pesantren Terbesar di Sumenep, Kapolda Jatim Ajak Kiai dan Santri Perangi Hoax

Menemui Pengasuh Pondok Pesantren terbesar di Sumenep, Kapolda Jatim mengajak para Kiai dan Santri perangi berita hoax.

Temui Pengasuh Pondok Pesantren Terbesar di Sumenep, Kapolda Jatim Ajak Kiai dan Santri Perangi Hoax
TRIBUNJATIM/MOH RIVAI
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat mengunjungi dan silaturahmi ke Pondok Pesantren An-Nuqayah Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Senin (29/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SUMENEP - Momen kunjungan Presiden RI Joko Widodo ke Sumenep dalam gelar Festival Keraton dan Masyarakat Adat (FKMS), yang diikuti rombongan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan juga dibarengi silaturrahmi ke sejumlah Pondok Pesantren di Pulau Madura.

Salah satunya, ke Pondok Pesantren An-Nuqayah Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Senin (29/10/2018).

Di Pondok Pesantren terbesar di Sumenep itu, Kapolda yang didampingi Kabid Propam, Koorspripim Polda Jatim, dan Kapolres Sumenep, Akbp Fadillah Zulkarnain, ditemui langsung pimpinan Masyayih Ponpes Pengasuh KH Muksid Idris dan sejumlah pengasuh Ponpes An-Nuqayah.

Jelang Kunjungi Ponpes di Bangkalan, Kapolda Jatim: Ada Pihak Tertentu Ingin Pecah Belah Lewat Agama

Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan niatnya, selain silaturrahmi ke para ulama, juga upaya berkoordimasi dengan para ulama terkait masalah kamtibmas, terlebih lagi soal menyamakan visi dalam upaya menghadapi Pemilu 2019 yang digelar serentak.

“Karena keberadaan polisi dalam upaya menjaga kamtibmas dan pemilu serentak 2019 mendatang, tentu tidak akan pernah cukup, bila tidak dibantu para tokoh, khususnya ulama di ponpes ini,” tegasnya.

Disisi lain, Luki mengajak semua elemen masyarakat, khusus Kiai di pondok pesantren, bersama-sama memerangi beredar dan merebaknya berita-berita hoax atau palsu, terutama menjelang pemilu.

Pemkot Surabaya Terus Menunda, Pencairan Gaji 13 untuk Belasan Ribu ASN Tetap Menggantung

“Karena melalui para masyayih dan santri ini semua berita-berita yang menyesatkan atau berita hoax itu bisa kita cegah dan tangkal,” jelas Kapolda.

Karena itu, untuk menyamakan persepsi itu, pihaknya meminta aparat kepolisian anggota di berbagai tempat bertugas, mulai dari tingkat terbawah di Babinkamtibmas, di Polsek-Polsek hingga di Polres, untuk terus menjalin hubungan kebersamaan dengan para ulama, kyai, dan santri di pondok-pondok pesantren, khususnya di Pulau Madura.

“Insyaallah jalinan yang erat dengan pondok pesantren akan terwujud suasana kamtibmas yang aman dan kondusif,” tandas Luki.

Sementara itu, KH Muksid Idris, menyambut baik kedatangan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan ke Pondok Pesantren tertua di Madura ini.

Pelabuhan Kamal Terancam Tutup Pasca Suramadu Gratis, Pakde Karwo: Dia Terseleksi Secara Ekonomis

Kiai Muksid Idris yang didampingi pengasuh lainnya, K Syauqi Ishomudin, KH Faris Hamdi, KH Syafi’i Anshori dan KH Samli Idris berharap jalinan silaturrahmi terus terjalin dengan kepolisian di segala jajaran, di tingkat desa, kecamatan dan di wilayah Kabupaten, dan bersama-sama menjaga suasan kondusif terutama menjelang pemilu serentak 2019 mendatang.

Termasuk menghadap beredarnya berita-berita hoax yang saat ini mewabah di kalangan masyarakat melalui media sosial.

“Kami atasnama pengasuh Ponpes An-Nuqayah Guluk-Guluk menyambut baik kedatangan Kapolda Jatim ke pondok ini. Tentu kami pun mengapresiasi inisiatif Kapolda, untuk bersama-sama memerangi berita-berita hoax saat ini,” kata KH Muksid Idris. (Mohammad Rivai)

Penulis: Moh Rivai
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved