Rumah Politik Jatim

PSU Pilkada Sampang Harus Diulang di Kecamatan Ketapang, Warga yang Nyoblos Hanya Lima Orang

PSU Pilkada Sampang harus diulang di Kecamatan Ketapang, tapi warga yang nyoblos hanya lima orang saja.

PSU Pilkada Sampang Harus Diulang di Kecamatan Ketapang, Warga yang Nyoblos Hanya Lima Orang
TRIBUNJATIM/IST
Komisioner KPU Kab Sampang, Miftahul Rozaq saat mendampingi Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting memantau PSU Sampang, Selasa (30/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KPU Kabupaten Sampang telah melaksanakan rekomendasi dari Panwaslu setempat untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 8 Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Selasa (30/10/2018).

Pada TPS tersebut terdapat 735 DPT, dengan rincian 379 orang laki-laki dan 356 perempuan.

Namun dari jumlah tersebut yang mencoblos hanya lima orang.

"Hanya ada lima warga yang menggunakan hak pilihnya, 4 orang mencoblos pasangan calon Slamet Junaidi-Abdullah Hidayat dan satu orang lainnya mencoblos paslon Hermanto Subaidi-Suparto. Sedangkan paslon Hisan-Abdullah tidak ada yang mencoblos," kata Komisioner KPU Sampang, Miftahul Rozaq, Selasa (30/10/2018).

Coblosan Ulang Lagi di Ketapang Karena Pelanggaran Administrasi, PSU Pilkada Sampang Akhirnya Tuntas

Menurut Rozaq, pihaknya sudah mendistribusikan formulir C6 sebagai undangan pemberitahuan waktu dan tempat mencoblos, sehingga dari situ bisa dipastikan warga tahu terkait adanya pencoblosan ulang.

"Tapi warga menolak, dengan alasan sebelumnya sudah mencoblos. Tapi tidak masalah mas karena itu menjadi hak pemilih juga," jelasnya.

Nantinya hasil dari pencoblosan ulang tersebut akan digabungkan dengan rekapitulasi hasil penghitungan di tingkat Kecamatan Ketapang.

Pamit Beli Bakso Usai Tiba Dari Hongkong, Sulastri Digrebek Suami Bareng TKI Berondong di Kamar Kos

"Alhamdulillah, warga sudah mencoblos, pelaksanaannya juga berlangsung lancar dan sudah direalisasikan sesuai rekomendasi Panwaslu. Meskipun, jumlah warga yang mencoblos hanya 5 orang," kata Rozaq.

PSU di TPS 8 Bunten Barat sendiri diulang berdasarkan rekomendasi Panwaslu yang menerima laporan dari salah satu tim paslon yang disertai bukti-bukti.

"Salah satu bunyi rekomnya adalah terjadi pelanggaran administrasi pada PSU yang dilakukan pada tanggal 27 Oktober dan memuat unsur-unsur untuk dilaksanakan pemungutan ulang," tegasnya.

Datangi Tempat Kerja Kekasihnya di Pasar Ngunut, Agus Langsung Menghajarnya di Depan Orang Banyak

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved