Program Dispendukcapil Surabaya Masuk Top 40 Sistem Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB RI

Salah satu program Dispendukcapil Kota Surabaya masuk Top 40 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK).

Program Dispendukcapil Surabaya Masuk Top 40 Sistem Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB RI
TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Suasana di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Salah satu program Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya masuk Top 40 Sistem Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Program tersebut adalah 6 in 1 (six in one) meliputi pengurusan akte lahir, kematian, perkawinan, perceraian, surat pindah datang, dan pindah keluar secara online.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Suharto Wardoyo mengatakan, selain program 6 in 1, dua program lain milik Pemkot Surabaya juga masuk Top 40 SINOVIK.

Tanam Pohon Berbunga Eksotik, Surabaya Menjelma Jadi Kota Seribu Taman

Bikin Program Permakanaan di Surabaya, Risma: Ini Ndak ada di Indonesia, Mungkin juga di Dunia

Pertama, inovasi Tahu Panas (tak takut kehujanan dan tak takut kepanasan), yaitu program kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni, melalui program rehabilitasi sosial daerah kumuh.

Kedua, inovasi Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.

“Jadi, ini bukan Dispendukcapil saja, tapi juga ada dua inovasi lain milik pemkot yang nantinya akan disaring kembali menjadi 10 besar,” tutur pria yang akrab disapa Anang ini, Selasa (30/10/2018).

Penghargaan Top 40 SINOVIK ini akan diserahkan saat pembukaan International Public Sevice Forum, tanggal 7 November 2018 nanti, oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Peringati Sumpah Pemuda, Forum SIAP GERAK Ajak Anak Muda Diskusi Bantu Benahi Kota Surabaya

Respon Risma Soal Tarif Tol Suramadu Gratis, Sebut Surabaya Laris Manis & Antisipasi Dampak Negatif

"Pesan Ibu Wali Kota (Tri Rismaharini) seluruh jajarannya tidak boleh mengutamakan atau mengedepankan penghargaan, melainkan mensejahterakan warganya," tambah Anang menyampaikan pesan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Top 40 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 terdiri dari lima inovasi kementerian, dua inovasi Kepolisian Negara RI, delapan inovasi pemerintah provinsi, 15 inovasi kabupaten dan 10 inovasi dari pemerintah kota.

Proses kompetisi SINOVIK dilakukan secara online melalui aplikasi berbasis web Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) http://sinovik.menpan.go.id.

Operasi Zebra 2018 di Surabaya Dimulai, Polrestabes Surabaya Kerahkan 900 Personil Razia

Dua WNA Aljazair yang Curi Pakaian di Mall Surabaya Jalani Sidang, JPU Tuntut Delapan Bulan Penjara

Sebanyak 2.824 inovasi pelayanan publik terdaftar di Kompetisi SINOVIK.

Program 6 in 1 lanjut Anang, masuk dalam Top 40 SINOVIK karena unik dan pertama ada melayani masyarakat secara online.

“Belum ada program semacam itu di beberapa daerah di Indonesia. Pernyataan itu saya dapat dan dengar langsung dari Asisten Deputi Kemenpan RI,” tambahnya. (Pipit Maulidiya)

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved