Rencana Kadishub Jatim untuk Pelabuhan Kamal Setelah Tarif Jembatan Suramadu Digratiskan

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Fattah Jasin mengaku sudah bertemu dengan PT ASDP Indonesia Ferry, operator kapal ferry di Pelabuhan Kamal

Rencana Kadishub Jatim untuk Pelabuhan Kamal Setelah Tarif Jembatan Suramadu Digratiskan
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Fattah Jasin 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arifn Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Fattah Jasin mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan PT ASDP Indonesia Ferry, operator penyebrangan kapal di Pelabuhan Kamal.

Pertemuan itu membahas dampak penggratisan tarif Jembatan Suramadu terhadap keberlangsungan operasional kapal ferry di Pelabuhan Kamal.

"Saya dengan direktur ASDP itu punya alternatif lain karena Jatim ini punya banyak tujuan ke wilayah lain, termasuk di Pelabuhan Ketapang," kata Fattah, Rabu (31/10/2018).

Salah satu alternatif yang sudah direncanakan adalah untuk memfungsikan Pelabuhan Jangkar, Situbondo untuk angkutan barang dan penumpang.

(Kemenhub Lakukan Pemeriksaan Khusus Terhadap Semua Pesawat Jenis Boeing 737 MAX 8 di Indonesia)

(Sambut Halloween, Nycta Gina Berdandan ala Valak, Penampilannya Sukses Buat Orang Ketakutan)

"Kalau dulu mau ke NTB itu harus ke Ketapang, lalu Gilimanuk, baru Lembar, kalau di Situbondo ada Pelabuhan Jangkar bisa langsung ke NTB," lanjutnya.

Fattah mengatakan rencana tersebut akan bisa terealisasi dalam waktu dekat dan akan dikelola oleh ASDP.

"Nantinya kapal di penyeberangan Kamal coba digeser kesitu terutama kapal yang long distance ferry, karena memang tujuannya jarak jauh ke NTB," kata Fattah.

Sedangkan kapal yang lebih kecil, lanjut Fattah bisa ke pelabuhan lain misalnya penyeberangan Gresik ke Bawean, atau Paciran ke Bawean.

"Pelabuhan Kamal juga tidak akan tutup, karena Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan mengembangkan pariwisata bahari. Kan masih ada orang yang ingin naik kapal walaupun volumenya tidak banyak," pungkasnya.

(PT Panasonic Targetkan AC si-BiRU Mampu Terjual 1000-1500 Unit Sebulan di Wilayah Surabaya)

(Kemenhub Lakukan Pemeriksaan Khusus Terhadap Semua Pesawat Jenis Boeing 737 MAX 8 di Indonesia)

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved