7 WNA Akan Dideportasi Petugas Imigrasi Surabaya, Belum Ada Bantuan Hukum dari Negara Masing-masing

Tujuh Warga Negara Asing (WNA) terpaksa harus dideportasi pasca ditangkap Kantor Imigtasi (Kanim) Kelas I Tanjung Perak Surabaya.

7 WNA Akan Dideportasi Petugas Imigrasi Surabaya, Belum Ada Bantuan Hukum dari Negara Masing-masing
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
7 WNA yang ditangkap Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Akibat Menyalahi Izin Visa Kunjungan pada Jumat (2/11/2018) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tujuh Warga Negara Asing (WNA) terpaksa harus dideportasi pasca ditangkap Kantor Imigtasi (Kanim) Kelas I Tanjung Perak Surabaya.

Hal tersebut disampaikan Kakanim Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Romi Yudianto kepada awak media saat press release pada Jumat (2/11/2018) sore.

"Mereka menggunakan visa kunjungan, tapi masa berlakunya sudah habis 60 hari yang lalu," tandas Romi saat press release, Jumat (2/11/2018).

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kanin Kelas I Tanjung Perak Surabaya, Washington Napitupulu menjelaskan, sebelum ketujuh WNA itu dideportasi, ketujuhnya diwajibkan memenuhi proses administrasi terlebih dulu.

(Rektor ITS Periode Tahun 2019-2024 akan Melewati Proses E-Voting)

(VIDEO: Kisah Sejoli Bonek Mania Tuangkan Kecintaannya akan Persebaya Lewat Distro)

"Sampai saat ini masih belum ada (bantuan hukum dari negara asal), kami juga hanya memberikan tindakan administratif seperti deportasi," tegas Washington.

"Tak ada prosedur hukum yang menyangkut peradilan, tapi bila ke depannya cukup bukti, jaksa juga mau, nanti akan kami tindak ke peradilan, kalau memang overstay memang tak ada proses peradilan, tapi kami hanya memulangkan secara paksa," tutupnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, tujuh WNA itu ditangkap pada Rabu (31/10/2018) lalu.

Ketujuh WNA itu ditangkap saat berada di Kapal MV Zack Bachacha-1 milik PT Java Ovean Shipping, Bachacha Marine Works Ltd .

Saat itu, ada tujuh WNA yang berada disana.

Namun, tujuh diantaranya terbukti melanggar peraturan yang ada.

Kemudian, ketujuh WNA ilegal itu digelandang menuju Kanim Kelas I Tanjung Perak Surabaya.

(Pakai Visa Kunjungan, Tujuh WNA yang Ketahuan Join Ship akan Dideportasi Petugas Imigrasi Surabaya)

(Nama Gus Dur dan Soeharto Tidak Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Kata Caleg PSI)

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved