Ini Manfaat Among Warga Dari Program Smart City Kota Batu

Warga Kota Batu kini sangat terbantu dengan adanya aplikasi Among Warga dari program Batu Among Tani Teknologi atau yang lebih dikenal Smart City.

Ini Manfaat Among Warga Dari Program Smart City Kota Batu
sany eka/surya
Tim Smart City menunjukkan hasil keluhan warga di program Among Warga, Selasa (25/9). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Warga Kota Batu kini sangat terbantu dengan adanya aplikasi Among Warga dari program Batu Among Tani Teknologi atau yang lebih dikenal Smart City.

Pasalnya melalui aplikasi Among Warga, seluruh warga Kota Batu bisa mengadu apapun yang terjadi di sekitar lingkungan mereka.

Karena itulah aplikasi ini dibuat, agar pemerintah Kota Batu bisa mengetahui hal yang terjadi di masyarakat.

Seperti yang dilaporkan oleh salah satu warga Batu mengenai penyakit yang menyerang tanaman apel mereka. Salah seorang warga bernama Bambang, warga Dusun Sabrangbendo, Desa Pandanrejo mengeluhkan jika ada hama pada tanaman apel di lahannya. Hama yang menyerang tanaman apel biasa dikenal dengan kanker apel.

Kemudian dalam laporannya itu agar segera ditindaklanjuti dan diberikan solusi agar hama tersebut tidak menyerang dan merambat pada tanaman apel lainnya. Laporan itu juga disertai dengan gambar tanaman apel yang diserang kanker apel.

Gunakan Anggaran APBD 2017 Hampir 10 Miliar Rupiah Untuk Program Smart City

Ada juga yang melaporkan terkait jalan berlubang, hingga ada yang melaporkan buang sampah sembarangan. Spesialnya, semua yang berkaitan dengan tiga aplikasi itu, dipantau melalui ruang Command Center di Gedung Pemerintahan Kota Batu, Balai Among Tani, lantai lima.

Kabid Jaringan Infrastruktur TIK dan Aplikasi Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo) Pemkot Batu, Adiek Iman Santoso, mengatakan laporan masyarakat yang masuk ke aplikasi itu beragam, mulai dari permasalahan jalan berlubang di beberapa titik daerah. Lalu masalah terkait sampah yang menumpuk atau berbau hingga hama pertanian.

“Meskipun untuk masalah pertanian ada Among Tani, tetapi ada juga warga yang tanya di Amomg Warga dan itu tidak masalah,” katanya kepada TribunJatim.com.

Ia menambahkan setiap laporan yang masuk akan segera diteruskan di setiap dinas yang membidangi laporan tersebut. Selain itu, jika laporan yang sudah tertangani juga akan mendapatkan informasi.

Tak Temukan Gigi dari 105 Kantong Jenazah, Tim DVI Sulit Identifikasi Korban Lion Air PK-LQP

"Dari laporan itu, kami segera menindaklanjuti dengan memberi tahu dinas terkait. Semisal ads yang lapor jalan berlubang ya kami link-an ke dinas bina marga. Kami laporkan beserta gambar dan titik koordinat," imbuhnya kepada TribunJatim.com .

Dalam seminggu, lanjutnya setidaknya kurang lebih ada lima hingga sepuluh laporan yang masuk diaplikasi Among Warga. Diaplikasi ini siapapun bisa melapor.

Pretty Asmara Sempat Disuruh Berpuasa Sebelum Meninggal Dunia, Namun Tak Ada Tindakan hingga Lemas

Terkait hal apapun. Kemacetan, sampah pinggir jalan, pertanian, sarana publik yang tidak berfungsi. Karena aplikasi ini terhubung ke semua instansi.

Selain Among Warga ada aplikasi Among Tani yang ditujukan kepada petani serta Among Kota, yakni memberikan seluruh informasi terbaru tentang Kota Batu. Warga hanya tinggal mengunduh aplikasi ini di gawai masing-masing.(Sun/TribunJatim.com)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved