Pencairan Jasmas Diperketat, Pemkot Surabaya Libatkan Kejaksaan dan Kepolisian

Pemerintah Kota Surabaya melakukan pengetatan untuk penyaluran dana jasmas DPRD. Tujuannya agar kasus pencairan jasmas yang menjadi temuan di Kejaksa

Pencairan Jasmas Diperketat, Pemkot Surabaya Libatkan Kejaksaan dan Kepolisian
SURYA/FATIMATUZ ZAHROH
Sekretaris Kota Surabaya, Hendro Gunawan 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya melakukan pengetatan untuk penyaluran dana jasmas DPRD. Tujuannya agar kasus pencairan jasmas yang menjadi temuan di Kejaksaan Negeri Tanjung Perak tidak lagi terulang.

Sekkota Surabaya Hendro Gunawan mengatakan bahwa mulai tahun ini pencairan dana jasmas juga banyak melibatkan orang luar Pemkot. Tepatnya yaitu dari Kejaksaan dan Kepolisian.

"Mulai tahun ini kita meminta bantuan dari Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari kejaksaan dn kepolisian untuk mendampingi pencairan dana jasmas," kata Hendro kepada TribunJatim.com, Senin (5/11/2018).

Lebih lanjut, TP4D juga akan melakukan pendampingan sejak proses seleksi, verifikasi, hingga kunjungan lapangan.

Dengan begitu pemkot berupaya tidak ada ksalahan prosedut yang membuat adanya kecacatan hukum dalam penyaluran jasmas.

Caleg Gerindra Siane Kaget Pendidikan di Sidoarjo Tidak Gratis, Kalah Dengan Kota Surabaya

"Tahun sebelumnya sebenarnya kita sudah lakukan proses verifikasi, dalam naskah perjanjian hibah daerau (NPHD) pun sudah disebutkan sebenarnya bahwa setelah verifikasi dan kita serahkan ke pemohon dananya, semua sudah di luar tanggung jawab Pemkot," kata Hendro kepada TribunJatim.com.

Di tahun-tahun sebelumnya pihaknya menegaskan bahwa proses yang dilakukan sudah sesuai. Namun ternyata ada penyimpangan yang kini sedang diproses dan menetapkan enam orang tersangka.

Pemkot tak ingin ke depan jasmas menjadi persoalan yng menakutkan bagi warga masyarakat. Sehingga pendampingan dari segi hukum dianggap menjadi langkah yang tepat agar semia berjalan aman sesuai aturan.

"Sekarang sistem ini sudah mulai jalan. Artinya nggak hanya Pemkoy saja yang mengawasi tapi juga banyak pihak dari luar," tegas mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Inilah Identitas Mayat Pria yang Ditemukan Terapung di Bawah Jembatan Jalan Undaan Surabaya

Di sisi lain, sebagaimana marak diberitakan, saat ini sudah menetapkan tersangka dalam kasus pencairan dana jasmas DPRD Kota Surabaya di tahun 2016. Agus Setiawan Jong yang merupakan direktur PT CSSDS ditetapkan sebagaibtersangka lantatan dianggap sebagai dalang penyelewangan dana jasmas. (fatimatuz zahroh/TribunJatim.com)

 

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved