Persebaya

Sedang Berduka, Bek Persebaya Justru Tunjukkan Profesionalitas Saat Lawan Persija

Meski demikian, bermainnya M Syaifuddin sempat diragukan karena saat persiapan menghadapi Persija, ia mendapat kabar buruk dan absen latihan.

Sedang Berduka, Bek Persebaya Justru Tunjukkan Profesionalitas Saat Lawan Persija
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Pergantian babak pertama laga Persebaya Surabaya kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (4/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - M Syaifuddin menjadi pilihan coach Djajang Nurdjaman alias Djanur, sebagai full back kanan Persebaya saat menjamu Persija Jakarta, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (04/11/2018).

Tugas tersebut di berikan Djajang karena Abu Rizal Maulana alias Rodeg harus absen akibat akumulasi kartu.

Meski demikian, bermainnya M Syaifuddin sempat diragukan karena saat persiapan menghadapi Persija, ia mendapat kabar buruk dan absen latihan.

Tepatnya hari Kamis lalu (01/11/2018) M Syaifuddin mendapat kabar duka bahwa ayahnya meninggal dunia.

Pemain yang berposisi asli sebagai bek tengah ini justru menjadi pilihan utama, dan menunjukan permainan yang memukau selama 90 menit.

Kasus Pembunuhan Bos Toko Sembako di Malang, Warga Ungkap Kecurigaan pada Sosok Perokok ini

Selaku pemain, M Syaifuddin mengaku tidak ada beban karena sang ayah sudah mengajarkan arti profesionalitas.

“Ayah saya dari dulu ingin saya jadi pemain sepakbola. Dan, saya memang memilih jalan ini. Hari Kamis saya tidak ikut latihan tapi tidak masalah,” kata M Syaifuddin. (05/11/2018)

Pemain bertubuh jangkung ini juga sedikit bercerita dengan posisi dadakannya sebagai bek kanan menggantikan absennya Rodeg.

Menurutnya tidak ada masalah berarti, karena di era Alfredo Vera pernah mengisi pos tersebut dan di kembalikan sebagai bek tengah.

“Masalah bek kanan, bukan posisi asli saya tapi saya pernah jadi bek kanan meskipun pernah di kembalikan ke tengah,” ungkapnya.

Alhasil, permainan apik yang di peragakan pemain kelahiran 1991 ini mampu menjaga gawang Persebaya dari kebobolan.

Tim berjuluk Bajol Ijo pun sukses mengamankan poin sempurna di kandang berkat kemenangan 3-0 atas Persija di Stadion Gelora Bung Tomo.

Penulis: Ndaru Wijayanto
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved