Polres Mojokerto Jaring 82 Pengendara Pelanggar Lalu Lintas saat Menggelar Operasi Zebra 2018

Dari 110 pengendara motor maupun mobil, 40 orang terbukti melanggar aturan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Jaring 82 Pengendara Pelanggar Lalu Lintas saat Menggelar Operasi Zebra 2018
SURYA/DANENDRA KUSUMA
Polres Mojokerto menjaring pengendara yang melanggar ketertiban lalu lintas pada Operasi Zebra 2018, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dalam kurun waktu 6 hari, Unit Satlantas Polres Mojokerto telah menjaring 12.000 pengendara yang melakukan pelanggaran saat Operasi Zebra 2018.

Belasan ribu pengendara tersebut terjaring di sejumlah tempat yang berbeda.

Pada Rabu (7/11/2018), Polres Mojokerto kembali menggelar Operasi Zebra 2018 di Jembatan Timbangan, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Dari 110 pengendara motor maupun mobil, 40 orang terbukti melanggar aturan berlalu lintas.

Dinas PUPR Sidoarjo Rencanakan Pengerukan di Kali Buntung akan Dibuang ke Lahan Milik Warga

"Polres Mojokerto bersama Dishub Kabupaten Mojokerto dan TNI melaksanakan Operasi Zebra, Operasi Keselamatan dan Operasi Persimpangan. Hasil ada 40 pelanggaran roda empat dan roda dua. Kami langsung melakukan penindakan," kata Kanit Dikyasa Polres Mojokerto, Ipda Wihandoko.

Ipda Wihandoko menyebutkan, roda dua yang terjaring razia rata-rata tidak membawa perlengkapan surat-surat.

Sedangkan pengendara roda empat, kendaraan yang dikemudikan tidak sesuai atau lolos KIR (uji kendaraan bermotor).

Berlangsung Dramatis, Pria Pemanjat Tower di Malang Bersedia Turun Jika Dibujuk Anak dan Istrinya

"Bagi pengendara yang melanggar bisa langsung sidang ditempat. Kami juga menggandeng hakim dari Pengadilan Negeri Mojokerto dalam Operasi Zebra 2018 hari ini," paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional UPTLLAJ Mojokerto, Yoyok Kristiowahono mengatakan, dalam pelaksanaan operasi gabungan dengan Polres Mojokerto dan TNI, pihaknya dapat menjaring 42 kendaraan besar.

"Sasaran kami kendaraan roda 4 keatas antara lain kendaraan angkutan barang dan orang," terangnya.

Pria Pemanjat Tower di Malang Berhasil Diturunkan, Petugas Gabungan Mengaku Bujuk dengan Kata ini

Lebih rinci dia menyebutkan, dari 42 kendaraan, 6 kendaraan mati uji dan 36 kendaraan bermuatan lebih.

Sama halnya pengendara motor dan mobil, mereka juga dapat langsung mengikuti sidang ditempat.

"Kami berharap para pengendara menaati ketentuan dan tidak membawa barang melebihi kapasitas. Sebab, jika melebihi kapasitas merupakan salah satu penyebab kecelakaan. Ketika overcapacity daya rem akan berkurang atau blong. Saya juga mengimbau agar rutin melakukan uji kendaraan," pungkasnya. 

Turut Berduka, Perwakilan Lion Air Sampaikan Permohonan Maaf kepada Keluarga Rabagus

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved