Perekonomian Nasional Alami Turbulensi, Investasi di Lamongan Tumbuh Positif

Meski perekonomian nasional sedang mengalami turbulensi, investasi di Kabupaten Lamongan masih bisa tumbuh positif.

Perekonomian Nasional Alami Turbulensi, Investasi di Lamongan Tumbuh Positif
SURYA/HANIF MANSHURI
Galangan kapal di Paciran Lamongan, Rabu (7/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Meski perekonomian nasional sedang mengalami turbulensi, investasi di Kabupaten Lamongan masih bisa tumbuh positif. 

Sampai dengan tribulan II tahun 2018, jumlah investasi yang masuk ke Kabupaten Lamongan sebesar Rp 473.121.275.655.

“Ini menunjukkan Lamongan sangat kondusif untuk invetasi. Para investor masih memberi kepercayaan untuk menanamkan modalnya di Lamongan,“ kata Bupati Lamongan, Fadeli didampingi Kabag Humas dan Protokol Agus Hendrawan, Rabu (7/11/2018).

95 Persen Peserta CPNS Kota Batu Tak Lolos Seleksi Kompetensi Dasar

Dengan terus tumbuhnya investasi, sambung dia, diharapkan bisa berimbas secara langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Jumlah investasi tersebut terdiri dari Rp 133.836.845.655 berupa investasi domestik, Rp 174.726.000.000 dari Penanaman Modal Dalam negeri (PMDN), dan Rp 164.558.430.000 dalam bentu Penanaman Modal Asing (PMA).

Pada Tribulan I, Jaka Mitra Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang jasa bounded warehousing menambah investasi Rp 26.617.800.000.

Puluhan Unit Baterai Solar Cell Traffic Light di Lamongan Hilang, Pemkab Rugi hingga Rp 40 Juta

Sehingga total investasinya di Kabupaten Lamongan sebesar Rp 713.516.600.000.

Sedangkan untuk PMA, Mahan Indo Global, perusahaan yang berasal dari India menginvestasikan USDo 784.400.

Keduanya saat ini masih berupa jenis permohonan izin prinsip.

Kemudian pada tribulan II, Natpac Graha Arthamas, perusahaan yang bergerak di bidang usaha perdagangan besar bahan bakar padat, cair dan gas menambah investasinya sebesar Rp 62.092.900.000.

Hadiri Wisuda di Unirow Tuban, Patdono Suwignjo Sebut Ada 100 Lebih PTS yang Usul Integrasi

Sehingga total investasinya di Kabupaten Lamongan menjadi sebesar Rp 220.582.300.000.

Sedangkan dari PMA, Eastern Logistics perusahaan yang   berasal dari Singapura menambah investasinya menjadi USD 38.226.600.

"Kabupaten Lamongan rupanya juga menjadi favorit bagi perusahaan galangan kapal untuk beroperasi," kata Fadeli.

Harga Telur Anjlok Saat Harga Pakan Ayam Melambung, Peternak di Lamongan Tunda Tambah Ayam Petelur

Saat ini terdapat beberapa perusahaan yang bergerak di bidang galangan kapal di Pantura Lamongan, meski belum semuanya beroperasi.

Beberapa perusahaan galangan kapal yang sudah beroperasi yakni PT Lintech Duta Pratama, Dok Pantai Lamongan, Lamongan Marine Industri, Prakitri Hasta Dharma dan PT Tri Ratna Diesel. (Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved