Hasil Otopsi Jenazah Suami Istri di Tulungagung, Dugaan Mati Lemas hingga Bekas Pukulan di Kepala

"Mati lemas disebabkan kekurangan oksigen. Ini dimungkinkan karena kehabisan darah," terang Tuti.

Hasil Otopsi Jenazah Suami Istri di Tulungagung, Dugaan Mati Lemas hingga Bekas Pukulan di Kepala
SURYA/DAVID YOHANES
Jenazah Didik Adi Wibowo dievakuasi dari rumahnya di Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Kamis (8/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Dokter Tutik Purwanti, Sp.F telah selesai melakukan otopsi terhadap jenazah pasangan suami istri, Adi Wibowo alias Didik (56) dan Suprihatin (50) di Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD dr Iskak, Jumat (9/11/2018) pukul 18.00 WIB.

Didik dan Suprihatin ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, Kamis (8/11/2018).

Tutik mengatakan, pada kedua korban ditemukan tanda-tanda mati lemas.

"Mati lemas disebabkan kekurangan oksigen. Ini dimungkinkan karena kehabisan darah," terang Tuti.

Selain itu ditemukan sejumlah luka bekas pukulan benda tumpul di bagian kepala.

Pukulan pada kepala ini yang mengakibatkan pendarahan.

Bukan hanya benda tumpul, ada juga luka yang menggambarkan bekas benda tajam.

"Dari temuan kami, ada bekas pukulan benda tumpul, ada juga luka yang menggambarkan benda tajam. Semuanya ada di bagian kepala," ungkap Tuti.

Anak Pasutri yang Tewas di Tulungagung Akui Ada Orang Datang Tagih Utang

Selain itu ditemukan luka lecet pada kedua tangan Didik.

Luka ini kemungkinan timbul, karena Didik melakukan perlawanan terhadap pelaku.

Sementara pada jenazah Suprihatin tidak ditemukan luka lecet ini

Suami Istri di Tulungagung Ditemukan Tewas, Warga Sebut Didik Sempat Didatangi Penagih Utang

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved