Pesawat Lion Air Jatuh

Korban Pesawat Lion Air JT 610 yang Tidak Bisa Diidentifikasi Akan Diserahkan ke Pengadilan

Pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati akan melimpahkan pemenuhan hak keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 ke Pengadilan.

Korban Pesawat Lion Air JT 610 yang Tidak Bisa Diidentifikasi Akan Diserahkan ke Pengadilan
Humas Lion Air via WartaKota
Pesawat Lion Air Boeing 737MAX 8 

TRIBUNJATIM.COM - Pencarian korban pesawat Lion Air JT 610 dihentikan setelah Tim Basarnas gabungan menemukan sebanyak 196 kantong jenazah penumpang.

Pencarian korban dan puing pesawat Lion Air JT 610 dilakukan sekitar 13 hari oleh Basarnas bersama tim gabungan sejak musibah jatuhnya pesawat pada Senin (29/10/2018) lalu.

Sebagian jenazah yang ditemukan berhasil di identifikasi namun ada pula yang belum bisa teridentifikasi hingga saat ini.

Pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati akan melimpahkan pemenuhan hak keluarga korban ke Pengadilan. Hak itu dilakukan jika salah satu anggota keluarganya tidak teridentifikasi ataupun body part tidak ditemukan.

Pencarian Korban Lion Air JT 610 Dihentikan, Berikut Daftar Nama Korban yang Berhasil Diidentifikasi

Pensiunkan JT 610, Lion Air Ganti dengan Nomor Penerbangan JT 216 untuk Rute Jakarta-Pangkalpinang

Hal itu disampaikan Kepala bidang DVI Pusdokkes Polri Kombes Pol, Lisda Cancer di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun walau begitu pihaknya masih berusaha untuk mengidentifikasi jenazah yang masuk ke RS Polri.

"Kalau nanti pada akhirnya body part sudah semua teridentifikasi tapi ada penumpang yang belum ditemukan, artinya body part-nya belum terevakuasi," kata kata Kombes Pol Lisda Cancer, Minggu (11/11/2018).

Diungkapkan Lisda, proses pengadilan tersebut nantinya akan menerbitkan pernyataan dari status korban. Dokumen tersebut kemudian dapat digunakan untuk klaim asuransi atau pun dana bantuan lainnya.

Ibunda Korban Lion Air JT 610 Jatuh Ema Ratna Puri Mimpi Anaknya Terdampar di Bali: Dia Senyum

"Kita akan limpahkan ke Pengadilan. Karena kalau kami tidak ada body part ke kami dan tidak teridentifikasi, maka surat kematiannya tidak bisa kami keluarkan," katanya.

Sejauh ini, lanjut Lisda, pihaknya belum menentukan batas waktu pemeriksaan seluruh DNA korban pesawat Lion Air jatuh. Tim DVI akan berupaya maksimal mengidentifikasi seluruh bagian tubuh yang diterima.

Hingga saat ini sudah sebanyak 666 sample DNA yang sudah diambil dari 189 kantong jenazah yang diterima oleh Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun hingga saat ini baru 79 jenazah yang berhasil teridentifikasi

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Korban Lion Air yang Tidak Bisa Diidentifikasi Akan Diserahkan ke Pengadilan

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved