Anggap Nilainya Sangat Penting, Pakde Karwo Instruksikan Kepala Daerah Galakkan Gotong Royong

Soekarwo meminta para kepala daerah untuk terus menggalakkan dan menggerakkan masyarakatnya agar terus memelihara gotong royong.

Anggap Nilainya Sangat Penting, Pakde Karwo Instruksikan Kepala Daerah Galakkan Gotong Royong
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pakde Karwo saat menghadiri Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) Ke-46 Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 di Ponorogo. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo meminta para kepala daerah untuk terus menggalakkan dan menggerakkan masyarakatnya agar terus memelihara gotong royong.

Hal tersebut karena, Pakde Karwo, sapaan akrabnya, melihat pentingnya nilai gotong royong untuk menciptakan kebersamaan, rasa tepa selira, dan memperkuat persatuan dan kesatuan, khususnya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di negeri ini.

“Pimpinlah kegiatan gotong royong dan gerakkanlah masyarakat dalam memelihara budaya ini. Gotong royong adalah cara hidup untuk menyelesaikan masalah dengan baik secara bersama-sama,” kata Pakde Karwo saat membuka Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) Ke-46 Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang mengambil tema “Semangat Gotong Royong adalah Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan Desa Di Jawa Timur” di alun-alun Kabupaten Ponorogo, Senin (12/11/2018).

Pakde Karwo Beri Penjelasan Realisasi Belanja Daerah Tak Pernah Capai Target pada 5 Tahun Terakhir

Pakde Karwo mencontohkan, salah satu implementasi nilai gotong royong di Jawa Timur adalah saat penanganan pasca bencana gempa di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep yang menyebabkan 624 rumah rusak dan korban luka.

Saat itu, pemerintah bersama TNI, Polda dan masyarakat bersama-sama membantu pemulihan rumah-rumah tersebut, sehingga progresnya berjalan cepat.

Orang nomor satu di Jawa Timur ini menambahkan, kepedulian dan kebersamaan itu tak hanya memulihkan secara fisik bangunan-bangunan di Pulau Sapudi, namun juga menyembuhkan kondisi psikis dari korban yang terdampak gempa.

Fokus Sisi Kemanusiaan Korban Tragedi Viaduk Surabaya Membara, Soekarwo: Bukan Cari Benar Salah

VIDEO: Hadiri Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38, Pakde Karwo Cicipi Makanan Olahan Ibu-ibu PKK

Hal ini disaksikannya sendiri saat menjenguk salah satu korban yang rumahnya rata dengan tanah saat bencana terjadi.

“Saya, Kapolda dan Pangdam V/Brawijaya menemui salah satu korban yang mengeluh stres berat. Saya tanya, apa penyebabnya? Dia menjawab bahwa tidak punya harapan karena rumahnya hancur. Lantas saya sampaikan, rumah yang rusak akan ditanggung Pemprov Jatim, pembangunannya dikerjakan gotong royong oleh masyarakat, TNI dan Polri. Ajaibnya, dia langsung bangun dan merasa sembuh,” katanya.

Dari contoh tersebut, imbuh gubernur kelahiran Madiun ini, menunjukkan bahwa nilai gotong royong harus terus dilestarikan dan ditumbuhkan di tengah-tengah masyarakat.

Jembatan Suramadu Gratis, Pakde Karwo Sebut BPWS Berpotensi Dibubarkan

Hari Kesehatan Nasional, Khofifah Berharap Angka Kematian Ibu dan Balita di Jawa Timur Menurun

“Gotong royong membuat orang tidak merasa sendirian saat terkena musibah, gotong royong menjadi jawaban agar orang tidak merasa sepi di tempat yang ramai. Ini yang harus terus di-uri-uri,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga memuji TP PKK yang menjadi salah satu ujung tombak terpeliharanya gotong royong di negeri ini.

“Secara riil sampai ke tingkat dasawisma, TP PKK-lah yang merealisasikan gotong royong itu, tidak ada organisasi yang strukturnya sampai ke dasawisma seperti PKK. Merekalah kekuatan utama yang membuat gotong royong terpelihara dengan baik di Jatim,” katanya.

Firasat Ayah Bagus Ananda sebelum sang Anak Tewas dalam Insiden Viaduk Surabaya Membara

Di tingkat dasawisma, lanjut Pakde Karwo, kader PKK-lah yang mengurus gizi buruk, mendampingi ibu hamil dengan risiko tinggi (Risti), memberdayakan ibu-ibu agar lebih produktif, dan kegiatan-kegiatan lainnya.

“PKK sungguh luar biasa, mereka bekerja dengan keras, ikhlas, dan mampu berkontribusi luar biasa terhadap bangsa ini” pujinya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved