Rumah Politik Jatim

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pertama Pasca Penetapan Hasil Suara PSU Sampang

Mahkamah Konstitusi telah menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Sampang Tahun 2018.

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Pertama Pasca Penetapan Hasil Suara PSU Sampang
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Komisioner KPU Sampang, Miftahul Rozaq (dua dari kiri) jelang sidang di Mahkamah Konstitusi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mahkamah Konstitusi telah menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Sampang Tahun 2018, Selasa (13/11/2018).

Sidang tersebut beragendakan mendengarkan Laporan Termohon, KPU RI, KPU Provinsi Jawa Timur, Bawaslu Sampang, Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Bawaslu RI, Keterangan Pemohon dan Pihak Terkait.

Sidang ini merupakan sidang pertama pasca tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Sampang dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan tahapan hingga rekapitulasi penghitungan suara tingkat kabupaten selesai.

Tepat Waktu, KPU Sampang Laporkan Hasil Pemungutan Suara Ulang ke Mahkamah Konstitusi

Terjaring Operasi Zebra, Pelanggar Lalu Lintas di Bangkalan Diceramahi Ustaz

"Pada penyampaian kami, para hakim tidak terlalu banyak memberikan pertanyaan yang tajam kepada kami dan hanya menegaskan proses yang telah dilaksanakan oleh KPUD Sampang betul-betul sudah melaksanakan amar putusan Mahkamah Konstitusi," kata Komisioner KPU Sampang, Miftahul Rozaq, Selasa (13/11/2018).

Rozaq mengaku bersyukur karena jika dilihat dari jalannya sidang, penyampaian laporan berjalan lancar.

"Sidang berlangsung mulai dari 09.15 WIB sampai 11.00 WIB dan semua pihak yang dihadirkan sesuai dengan panggilan Mahkamah Konstitusi hadir, mulai dari KPU Sampang KPU Provinsi, KPU RI, Bawaslu Sampang, provinsi, RI, begitu juga pemohon dan termohon," ucapnya.

Bantuan Unik ala Bos Kapal Api, Kumpulkan Boneka untuk Anak-anak Korban Bencana Palu

KPUD Tuban Beri Pendidikan dan Sosialisasi Pemilu 2019 kepada Penyandang Disabilitas

Untuk paslon sendiri menurut pengakuan Rozaq tidak hadir dan diwakili oleh kuasa hukum masing-masing.

"Di akhir sidang Ketua Mahkamah Konstitusi menyampaikan akan melakukan rapat internal permusyawaratan hakim termasuk menentukan untuk sidang selanjutnya kapan, jadi kita menunggu panggilan sidang selanjutnya dari panitera," ucapnya.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved