Diduga Selewengkan Dana Rp 6,7 Miliar, Dua Mantan Direksi PT Jamkrida Jatim Dijebloskan ke Penjara

Diduga Selewengkan Dana Hingga Rp 6,7 Miliar, Dua Mantan Direksi PT Jamkrida Jatim, BUMD Milik Pemprov Jatim Dijebloskan ke Penjara.

Diduga Selewengkan Dana Rp 6,7 Miliar, Dua Mantan Direksi PT Jamkrida Jatim Dijebloskan ke Penjara
TRIBUNJATIM/PRADITYA FAUZI
Tiga tersangka kasus dugaan korupsi KUR dan PT Jamkrida Jatim digelandang menuju ruang tahanan di Kejati Jatim, Rabu (14/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dua mantan petinggi PT Jamkrida Jatim, BUMD milik Pemprov Jatim ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan korupsi oleh penyidik Kejati Jatim, Rabu (14/11/2018).

Mereka adalah, mantan Direktur Utama (Dirut) Achmad Nur Chasan beserta Direktur Keuangan, Bugi Sukswantoro.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, keduanya langsung ditahan.

Aspidsus Kejati Jatim Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, Achmad Nur Chasan dan Bugi Sukswantoro ditetapkan sebagai tersangka karena keduanya terbukti telah menggunakannya uang perusahaan daerah untuk kepentingan pribadi.

"Penggunaan uang hasil korupsi itu berlangsung mulai tahun 2015 hingga 2017," ujarnya. 

BREAKING NEWS - Kejati Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Jamkrida dan KUR Bank Jatim

Menurut Didik, penggunaan itu tak langsung seluruhnya, melainkan berangsur-angsur dan berlangsung hingga puluhan kali.

"Menggunakannya sedikit demi sedikit, sekitar 40 kali," jelasnya.

Akibatnya, PT Jamkrida Jatim mengalami kerugian sebesar sekitar Rp 6,7 miliar.

Penyidik, kata Didik hingga saat ini Kejati Jatim masih mendalami aliran dana tersebut.

Rais Aam KH Maruf Amin Nyawapres, Halaqah Ulama & Anak Cucu Pendiri NU Serukan Muktamar Luar Biasa

Halaman
12
Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved