Tahun Depan Akan Ditambah 20 Bus Suroboyo, Pangkas Waktu Tunggu Penumpang

Bus Suroboyo yang menjadi terobosan Pemerintah Kota Surabaya mendapat sambutan baik dari masyarakat Kota Pahlawan.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat mencoba kenyamanan Bus Suroboyo yang akan dioperasikan seperti busway, Jumat (29/12/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bus Suroboyo yang menjadi terobosan Pemerintah Kota Surabaya mendapat sambutan baik dari masyarakat Kota Pahlawan.

Angkutan berbiaya gratis dan hanya perlu membawa botol bekas ini dianggap mampu menggaet minat warga untuk mulai beralih moda transportasi dari angkutan pribadi ke angkutan massal.

Untuk itu, tahun depan Pemkot Surabaya berencana untuk menambah sebanyak 20 unit bus Suroboyo untuk bisa menambah operasional angkutan bus yang ada.

Pengajuan untuk tambahan armada ini sudah mulai dibahas dalam pembahasan anggaran multiyears 2019-2020 bersama DPRD Kota Surabaya.

Angggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Demokrat M Machmud mengatakan pengajuan ini sudah diterima dewan. Namun untuk anggarannya masih belum diloloskan.

Momen Mesra Kahiyang Ayu & Bobby Nasution yang Tertangkap Kamera, Beri Bunga hingga Nyanyi Bersama

"Kami sedang meminta argumen dari Pemkot alasan pengajuannya. Kan untuk menambah harus ada penjelasan, itu yang belum disampaikan," kata Machmud kepada TribunJatim.com, Rabu (14/11/2018).

Namun secara pribadi Machmud mengatakan untuk penambahan armada ini, ia mengaku setuju. Karena bus Suroboyo saat ini hanya terbatas 10 unit. Yang saat ini beroperasi rute Purabaya - Rajawali dan juga ITS- Unesa.

Menurutnya penambahan ini dibutuhkan untuk memangkas waktu tunggu penumpang.

"Saya setuju saja untuk ditambah masing-masing rute itu ditambah sepuluh unit. Agar interval waktu tunggu penumpang tidak lebih dari 15 menit," kata Machmud kepada TribunJatim.com.

Fakta Penangkapan Pengedar Uang Palsu di Surabaya, Polisi Buru Produsen hingga Sudah 8 Bulan Beraksi

Untuk anggarannya, Pemkot mengajukan untuk setiap unit bus dialokasikan seharga Rp 2,5 miliar.

Ia berharap Pemkot bisa menyampaikan argumen yang sesuai sehingga pengajuan alokasi anggaran itu bisa disetujui bersama.

Terlebih saat ini persiapan penataan untuk transportasi sedang getol dilakukan Pemkot. Seperti pembangunan terminal intermoda di Joyoboyo.

"Kalau bus kita perbanyak, waktu tunggu seberntar, busnya nyaman, ber AC, saya optimis akan makin banyak yang menggunakan angkutan bus ini," pungkasnya.(Fatimatuz zahroh/TribunJatim.com)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved