Urai Kemacetan di Wonokromo Surabaya, Jembatan Pulo Wonokromo - Joyoboyo Digelontor Rp 65 Miliar

Urai Kemacetan di Kawasan Wonokromo Surabaya, Jembatan Pulo Wonokromo - Joyoboyo Digelontor Rp 65 Miliar.

Urai Kemacetan di Wonokromo Surabaya, Jembatan Pulo Wonokromo - Joyoboyo Digelontor Rp 65 Miliar
TRIBUNJATIM.COM/SUNDAH BAGUS WICAKSONO
Seorang petugas kepolisian dari Polsek Wonokromo saat mengatur lalu lintas di sepanjang Jalan Pulo Wonokromo, pada Kamis (8/11/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mengurai kemacetan di Kawasan Wonokromo sedang serius dilakukan oleh Pemkot Surabaya.

Selain melebarkan badan jalan Wonokromo sisi barat, tahun depan Pemkot Surabaya melalui Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) sedang merancang jembatan yang menghubungkan Jalan Pulo Wonokromo ke Joyoboyo menuju Jalan Gunung Sari.

Kepala DPUBMP Kota Surabaya Erna Purnawati mengatakan jembatan ini sudah selesai tahap penyusunan detail engineering design (DED).

Jembatan tersebut akan membentang di atas sungai Jagir. Namun sedikit serong tidak sejajar dengan jembatan Wonokromo yang saat ini sudah ada.

"Tahun depan pengerjaannya. Sistem anggarannya multiyears. Total anggarannya Rp 65 miliar," kata Erna, Kamis (15/11/2018).

Jembatan ini akan dibuat lebar 20 meter sehingga bisa dilintasi tiga lajur kendaraan.

Jembatan ini akan menambah kapasitas jalan untuk menuju tengah kota maupun wilayah Surabaya Barat yang biasanya memang padat di Wonokromo.

"Tahun pertama kemungkinan ada anggaram Rp 15 miliar. Desainnya dirancang ikonik agar menjadi jembatan yang bagus," ucap Erna.

Lebih lanjut jembatan ini sudah direncanakan sebagai lanjutan proyek pelebaran jalan frontage road Ahmad Yani di Waru hingga depan Royal Plaza.

Yang kemudian juga dilanjutkan juga dengan pelebaran Jalan Wonokromo yang ditambah 13 meter. Hingga di jalan Pulo Wonokromo.

Akhir tahun ini, penyelesaian pelebaran jalan Wonokromo itu masih dikebut agar segera rampung.

Baru setelah lewat Pulo Wonokromo, kendaraan yang akan mengarah ke Gunung Sari, Karang Pilang bisa melintas di jembatan ini.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa jembatan ini akan menjadi ikonik Surabaya.

Jembatan ini juga akan menjadi jembatan terlebar di Surabaya dan digadang akan menjadi jembatan ikonik selain jembatan Surabaya di Kecamatan Bulak.

"Tahun depan kita akan bangun jembatan Pulo Wonokromo ke Gunung Sari depan Joyoboyo itu. Itu lebar sekali, dan bagus sekali desainnya. Itu jembatan paling lebar nanti," tegas Risma. (fatimatuz zahroh)

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved