Kampus di Surabaya

Minta Mahasiswanya Berkostum Superhero, Dosen ITS: 'Mahasiswa Tidak Boleh Putus Asa'

Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS, Muhammad Badrus Zaman mengatakan, jiwa kepahlawanan harus dikolaborasikan dengan jiwa-jiwa milenial.

Minta Mahasiswanya Berkostum Superhero, Dosen ITS: 'Mahasiswa Tidak Boleh Putus Asa'
Istimewa
Mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan ITS ikut ujian pakai kostum superhero 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS, Muhammad Badrus Zaman  mengatakan, jiwa kepahlawanan harus dikolaborasikan dengan jiwa-jiwa milenial pada diri mahasiswa masa kini.

Oleh karena itu pihaknya memberi tugas unik untuk mahasiswanya bersamaan dengan perayaan hari pahlawan.

Seluruh mahasiswa yang akan ikut ujian ditugasi menggunakan kostum-kostum ala superhero.

Sehingga ide-ide kreatif dan semangat kepahlawanan dalam diri mahasiswa bisa bernilai positif.

(Mengulas Fakta Pembunuh Satu Keluarga Bekasi: Rencana Pendakian hingga Ucapan Bohong ke Anak Korban)

(Tanggapi Kenaikan UMK Jatim, Ini Saran Disnaker Kabupaten Malang Jika Perusahaan Tak Sanggup Bayar)

Kata Badrus, jiwa pantang menyerah diharapkan terbentuk dalam diri mahasiswa pada ujian ini, seperti pahlawan terdahulu dalam memperjuangkan bangsa Indonesia.

“Tujuannya, mereka mahasiswa tidak mudah putus asa dalam melakukan inovasi-inovasi dunia kemaritiman,” ujarnya.

Pria lulusan Kobe University Jepang tersebut juga mengatakan, dunia kemaritiman kedepannya akan menghadapi tantangan yang cukup serius.

Tantangan yang pertama ialah bagaimana cara untuk merumuskan inovasi-inovasi maritim.

Selain itu juga mengenai bagaimana memaksimalkan potensi mahasiswa dalam mengembangkan teknologi maritim yang diterapkan pada masyarakat.

Tantangan akan diri sendir juga wajib diperhatikan, terutama rasa malas yang sering muncul pada diri manusia.

Tantangan lain yakni bagaimana menyatukan inovasi kemaritiman dengan teknologi digital, Khususnya pada era revolusi industri 4.0 ini.

“Oleh karena itu, sosok-sosok jiwa kepahlawanan sangat diperlukan,” tandas Badrus.

(Lulus Tes SKD CPNS 2018, Guru Honorer ini Langsung Menangis dan Panggil Emaknya)

(Polrestabes Surabaya, Pelaku Jual Bayi asal Malang seharga Rp 3,8 Juta ke Warga Bali)

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved