Puluhan Calon Pengawas Sekolah di Kota Malang Jalani Diklat, Begini Pelatihannya

Calon kepala sekolah ini sudah lolos administrasi dan seleksi substansi dan akan menjalani diklat selama 71 jam pelajaran.

Puluhan Calon Pengawas Sekolah di Kota Malang Jalani Diklat, Begini Pelatihannya
SURYA/SYLVIANITA WIDYAWATI
Mengawali kegiatan diklat calon pengawas sekolah Kota Malang usai istirahat siang dengan menyanyi di Aula Dindik Kota Malang, Jumat (16/11/2018) 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 43 calon kepala sekolah Kota Malang mengikuti diklat dengan narasumber Widya Iswara dari LP2KS (Lembaga Pegembangan Pengawas dan Kepala Sekolah) Solo.

"Di Kota Malang baru pertama kali ini dilakukan diklat calon pengawas," jelas Dr M Muhajir, Widya Iswara dari LP2KS Solo pada suryamalang.com, Jumat (16/11/2018).

Calon kepala sekolah ini sudah lolos administrasi dan seleksi substansi dan akan menjalani diklat selama 71 jam pelajaran.

Tiap jam pelajaran selama 45 menit dan sebelumnya mereka sudah on atau belajar dengan pengawas senior selama 25 jam.

Preview PSMS Medan Vs Madura United, Misi Gomes Perbaiki Rekor Tandang Sapeh Kerrab

Berikutnya akan menjalani OJT (On Job Training) II selama 75 jam dengan pengawas senior.

Selama diklat, calon pengawas akan dilatih tentang tupoksi (tugas pokok dan fungsi) pengawas agar mereka mengetahui tugasnya sebagai pengawas kelak.

"Jadi pengawas tidak bisa langsung. Sebab kelak harus mengawasi guru, kepala sekolah. Maka ada modul-modul yang dipelajari untuk menjalankan tugas sebagai pengawas," kata dia.

Cegah Kebocoran PAD, DPRD Malang Sarankan Terapkan Sistem Parkir Check Lock, Dishub Berpendapat Lain

Untuk lulus dan tidaknya di diklat ini, mereka melewati berbagai penilaian dan hasilnya akan diserahkan ke Ditjen GTK.

Bagi yang lulus akan diterbitkan tanda lulus dan diberikan pada Pemkot Malang sehingga saat dibutuhkan, maka bisa dengan memanfaatkan tanda lulus itu.

Sebelumnya Zubaidah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, beberapa waktu lalu menyatakan, kebutuhan akan pengawas yang masih kurang.

"Tak harus dari kasek. Boleh guru dengan pangkat minimal 3C dan sarjana," katanya. 

Jadi Pembicara di Bekraf Festival 2018, Budi Ace Sampaikan Teori Filsuf Descartes Asal Prancis

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Ayu Mufihdah KS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved