Cerita Tim Barunastra ITS Raih Desain Terbaik di KKCTBN 2018, Sempat Menyerah Dalam Race

Kendala teknis yang membutuhkan waktu troubleshooting cukup lama membuat tim Barunastra ITS tidak bisa menuntaskan perlombaan.

Cerita Tim Barunastra ITS Raih Desain Terbaik di KKCTBN 2018, Sempat Menyerah Dalam Race
ISTIMEWA
Tim Barunastra ITS saat terima penghargaan Best Design kategori Autonomous Surface Vehicle di KKCTBN 2018, Senin (19/11/2018) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tim Barunastra Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sempat menyerah dalam perlombaan adu cepat (race) Kompetisi Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) 2018.

Kendala teknis yang membutuhkan waktu troubleshooting cukup lama membuat tim tidak bisa menuntaskan perlombaan.

Namun, ternyata Kapal Nala Evo Mark III yang dibawa tim dinobatkan sebagai kapal dengan Desain Terbaik kategori Autonomous Surface Vehicle (ASV) pada KKCTBN 2018.

Steven Caramoy, Ketua Tim Barunastra mengungkapkan, hasil race di luar dugaan mereka.

Mereka memanfaatkan waktu tersisa untuk mempersiapkan penilaian Desain Terbaik.

"Kami seluruh tim melakukan persiapan dari malam hingga pagi hari untuk mendapatkan hasil maksimal. Dengan prestasi ini, perjuangan Tim Barunastra ITS tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus melakukan evaluasi dan berbenah untuk mempersiapkan kompetisi berikutnya,” ungkap pemuda asli Banyuwangi ini ketika dihubungi SURYA (grup TribunJatim.com), Selasa (20/11/2018).

Mitos atau Fakta? Persebaya Selalu Menang Saat Gunakan Jersey Hijau, ini Komentar Djadjang Nurdjaman

Mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan ITS tersebut mengungkapkan. dari tiga hari kompetisi sejak Sabtu (17/11/2018), timnya memanfaatkan hari pertama untuk mengoptimalkan kapal untuk race di gelaran milik Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) ini.

“Kami fokus pada adaptasi kapal dalam lintasan, terutama melakukan kalibrasi warna bola yang menjadi lintasan pada race,” terang mahasiswa yang biasa disapa Amoy tersebut.

Menurutnya, dalam tiga kali kesempatan, hanya satu kali kesempatan di mana kapal Nala Evo Mark III berhasil mencapai finish.

“Oleh karena itu, kami terus melakukan perbaikan dalam sistem dan komponen pada kapal sebelum benar-benar gagal,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ani Susanti
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved