Breaking News:

Bandingkan Kasus Baiq Nuril dengan Ahok, Maruli Hutagalung: Harusnya Dua-duanya Diperiksa

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim ini pun, mencontohkan kasus dari Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ayu Mufihdah KS
SURYA/FATKHUL ALAMY
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Maruli Hutagalung ketika dicegat wartawan di Gedung Kejati Jatim, Senin (6/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai NasDem, Maruli Hutagalung, memberikan tanggapannya terkait kasus Baiq Nuril, mantan pegawai honorer SMAN 7 Mataram yang didakwa melakukan tindak pidana pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Menurut Maruli Hutagalung, kasus Baiq Nuril tersebut perlu diselidiki lebih jauh dengan dilakukan penyidikan oleh kepolisian.

"Kepolisian harusnya menangani kasus Nuril ini secara bolak-balik dan diselidiki oleh penyidik Polri karena merupakan pidana umum," kata Maruli Hutagalung, Jumat (23/11/2018).

Maruli Hutagalung melanjutkan, satu dari sejumlah bentuk penyeledikan lebih lanjut itu adalah dengan melakukan pemeriksaan kepada pihak kepala sekolah SMAN 7 Mataram yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada Baiq Nuril.

DPRD Kota Malang Target Rampungkan 4 Ranperda hingga Akhir Tahun ini

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim ini pun, mencontohkan kasus dari Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dipenjara juga karena UU ITE.

"Kasusnya Pak Ahok, akhirnya si Buni Yani diproses juga kan, sama-sama UU ITE hanya saja Nuril ini seksual kalau Pak Ahok mengenai pencemaran agama," kata Caleg DPR RI dari Dapil Jatim I ini.

Bahkan dari dilakukan proses tersebut, lanjut Maruli, Buni Yani akhirnya juga divonis bersalah.

"Jadi dua-duanya ada kepastian hukum," lanjutnya.

CPNS 2018, 298 Formasi Jabatan Pendidikan dan 40 Formasi Kesehatan di Lamongan Kosong

Ke depan, Maruli berharap, masyarakat terutama pengguna gadget yang masih awam harus lebih berhati-hati dan bijak menggunakan gadgetnya.

"Apalagi sekarang tinggal pencet langsung tersebar," ujarnya.

Selain itu, Maruli juga berharap pemerintah lebih aktif untuk melakukan sosialisasi terkait UU ITE agar masyarakat lebih paham dan belajar dari kasus Nuril.

"Nyatanya masih banyak orang umum yang belum tahu kan (terkait UU ITE) berarti belum maksimal dan harus terus disosialisasikan," pungkasnya.

Aji Santoso Siapkan Skema Permainan Persela Lamongan Bermain Tanpa Wallace Costa Hadapi Borneo FC

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved