Sebelum Dibunuh di Kediri, Korban Baidhowi Dijebak Pakai Ponsel Istri Sendiri

Sebelum Dibunuh di Kediri, Korban Baidhowi Ternyata Dijebak Menggunakan Ponsel Istrinya Sendiri.

Sebelum Dibunuh di Kediri, Korban Baidhowi Dijebak Pakai Ponsel Istri Sendiri
TRIBUNJATIM/DIDIK MASHUDI
Petugas kepolisian melakukan olah TKP kasus pembunuhan Baidhowi di Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jumat (22/11/2018) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kasus pembunuhan yang menimpa Baidhowi (40) diduga telah direncanakan oleh tersangka AM (34). Korban diajak bertemu setelah dihubungi melalui pesan yang dilakukan dengan ponsel milik istri pelaku.

Sumber Tribunjatim.com yang dihubungi Jumat (23/11/2018) menyebutkan, melalui pesannya AM menulis mengajak korban bertemu di lokasi dekat rumpun bambu yang menjadi lokasi TKP pembunuhan Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Korban yang tidak menyadari telah dijebak oleh pelaku kemudian mendatangi lokasi. Begitu korban sampai di TKP langsung diserang oleh AM menggunakan senjata celurit dengan motif bulu ayam.

Masih Pakai Sarung, Tubuh Baidhowi Ditemukan Tak Bernyawa Dengan Penuh Luka di Kediri

Lokasi tempat pembunuhan berada di rerimbunan pohon bambu. Pada malam hari kondisinya sangat gelap.

Untuk mengusut kasus pembunuhan ini petugas telah mengamankan barang bukti HP milik korban dan pelaku.

Petugas telah memeriksa dua orang saksi yakni Siti Juwariyah (29) istri pelaku warga Dusun Semen, Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri.

Serta Gunawan (30 ) warga Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.

Pembunuhan Baidhowi di Kediri Berlatar Masalah Asmara, Pelaku AM Cemburu Istrinya Diselingkuhi

Dari hasil olah TKP ditemukan sebuah HP merk Nokia warna merah muda, sebungkus rokok, sepasang sandal warna hitam milik korban dan sepasang sandal warna hijau besar milik tersangka.

Ditemukan juga sepasang sandal warna hijau kecil milik saksi Siti Juwariyah yang juga istri tersangka dan kunci sepeda motor serta korek gas di saku korban.

Sementara barang bukti yang diamankan dari tersangka berupa sebuah HP merk Nokia warna hitam. Sedangkan celurit model bulu ayam diserahkan oleh saksi Gunawan.

Asyik Catur Dituding Jadi Anggota ISIS, Warga Tulungagung ini Ketakutan & Pilih Tinggal Diatas Pohon

Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Andy PM saat dikonfirmasi tribunjatim menyebutkan motif pembunuhan berlatar belakang masalah asmara.

"Pelaku merasa cemburu dan sakit hati karena istri pelaku dicurigai selingkuh dengan korban," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Baidhowi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh bersimbah darah di bawah rimbun bambu Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. (Didik Mashudi)

Hasil Pendalaman, ER si Penyerang Pos Polantas di Lamongan Diduga Terlibat Kelompok Jaringan Teroris

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved