55 Pelajar dari 200 Sekolah di Surabaya Ikuti Kompetisi Safety Riding 2018

Di Jawa Timur, sebesar 20-23 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan para pelajar sekolah menengah atas dan setingkatnya.

55 Pelajar dari 200 Sekolah di Surabaya Ikuti Kompetisi Safety Riding 2018
TRIBUNJATIM.COM/ARIE NOER RACHMAWATI
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia saat menyerahkan sertifikat kompetisi Safety Riding 2018 kepada satu 60 peserta di MPM Safefy Riding Center Sedati Sidooarjo, Sabtu (24/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kecelakaan lalu lintas menjadi satu di antara penyumbang angka kematian terbesar.

Di Jawa Timur, sebesar 20-23 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan para pelajar sekolah menengah atas dan setingkatnya.

Hal inilah yang menjadi dasar Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan MPM Safety Riding Center mengadakan kompetisi Safety Riding 2018.

Kegiatan Pertama yang Dilakukan Para Riders Honda PCX Luxurious Trip 2018 di NTT

Rangkul ITS Surabaya, Kemenhub Kembangkan Pemberdayaan Masyarakat

Kompetisi safety riding ini telah diikuti sebanyak 1.000 peserta dari 200 sekolah yang tersebar di wilayah Surabaya, yang kemudian diseleksi menjadi 55 orang untuk masuk ke tahap berikutnya.

"Dari 55 orang terpilih itu diambil 5 peserta terbaik. Tetapi kami juga memberikan reward kepada 20 peserta dalam satu grup berupa SIM gratis," terang Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia di MPM Safety Riding Center, Sabtu (24/11/2018).

AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, tujuan kompetisi safety riding diadakan supaya para pelajar semakin paham akan pentingnya kemampuan dan pemahaman keselamatan berlalu lintas.

Pasar Otomotif di Jawa Timur Diprediksi Masih Stagnan di Tahun 2019

Libatkan 7 Kendaraan, Begini Kronologi Kecelakaan Karambol di Tandes Surabaya

"Karena para pelajar ini merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga, sekaligus menjadi bentuk kepedulian Satlantas terhadap para pelajar peduli keselamatan berlalu lintas. Ke depannya, kami juga akan meneruskan kegiatan seperti ini," ujarnya.

Kordinator MPM Safety Riding Center, Hari Setiawan menambahkan, kompetisi safety riding tersebut diharapkan dapat memunculkan duta-duta safety riding di tiap sekolah.

"Agar mereka dapat mengajarkan kembali ilmu dan pengalaman yang didapat selama kompetisi, mulai dari cara mengerem, manuver, hingga menjaga keseimbangan dalam berkendara," tambahnya.

Tanam Pohon Berbunga Eksotik, Surabaya Menjelma Jadi Kota Seribu Taman

Dicoret DPRD Surabaya, Rencana Pembangunan Pengolahan Limbah B3 di Surabaya Dipastikan Batal

Adapun selama kompetisi berlangsung, dijelaskan Hari, para peserta dibekali skill berupa teknik keseimbangan, melewati jalan bergelombang, zig zag atau teknik manuver, hingga teknik angka 8.

Penulis: Arie Noer Rachmawati
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved