Rektor Unair Singgung Sulitnya Audit BPK Bagi Peneliti, Bahas Inovasi di Era Revolusi Industri 4.0

Persoalan auditing oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama ini masih menjadi masalah bagi peneliti di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor Unair Singgung Sulitnya Audit BPK Bagi Peneliti, Bahas Inovasi di Era Revolusi Industri 4.0
SURYA/SULVI SOFIANA
Rektor Universitas Airlangga Surabaya, Mohammad Nasih 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Persoalan auditing oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama ini masih menjadi masalah bagi peneliti di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor Universitas Airlangga (Unair), Moh Nasih mengungkapkan, hingga saat ini auditing berlangsung sangat baik, hanya saja selama ini bagi auditi sosok auditor masih agak sedikit menakutkan.

"Karena selama ini proses auditing masih dalam aspek administratif. Sehingga kami yang bergerak di pelayanan publik kehabisan banyak waktu untuk mempersiapkan administratif. Mulai dari bulan awal hingga akhir bulan. Bahkan saat menjelang akhir setiap bulan ada auditing," ungkapnya dalam Pengukuhan Guru Besar Bidang llmu Ekonomi dengan Spesialis Audit Keuangan Negara, Harry Azar Azis, di Aula Garuda Mukti Kampus C Unair, Senin (26/11/2018).

Auditing, diharapkan dapat orientasi ekonomis, efektif dan efisien.

Bukan hanya soal administratifnya, tapi substansinya.

"Auditing muncul revolusi industri 1.0, tapi eranya sudah berkembang. Jadi, harusnya auditing harus mengikuti perkembangan juga. BPK perlu didorong agar berinovasi," urainya.

Tips Redakan Stres ala Nur Azlina, Rilekskan Pikiran dan Hilangkan Penat dengan Nonton Drama Korea

Tidak mungkin, lanjutnya, di institusi yang berorientasi layanan publik ada upaya memperkaya diri dengan target substansi yang harus dipenuhi.

Ide dan gagasan terkait kesejahteraan dikatakannya menjadi fokus auditing sehingga harus menjadi catatan penting.

Jangan sampai para peneliti takut melakukan penelitian inovasi baru karena tidak bisa memenuhi administratif nantinya.

"Kami sangat berharap akan ada berbagai macam kajian, telaah sehingga format pemeriksaan menjadi efektif,efisien dan ekonomis. Unair berupaya menjadi pengkaji auditing era revolusi industri 4.0," pungkas Nasih.

Melalui Fun Campaign, Sobat Bumi Surabaya Ajak Masyarkat Cintai Lingkungan, Termasuk Soal Gaya Hidup

Terkait pengukuhan guru besar, Moh Nasih menambahkan bahwa Harry telah mengkaji bahwa audit negara selama ini berpusat pada hasil akhir pertumbuhan ekonomi.

Padahal, tidak semua daerah dengan pertumbuhan ekonomi ini memiliki kesejahteraan masyarakat yang tinggi.

"Audit keuangan harus mulai memperbarui konsepnya yang bisa mewakili kepentingan rakyat," ucapnya.

Ide audit oleh Harry yang berkonsentrasi pada kesejahteraan masyarakat ini, menurutnya, Unair bersama Harry akan mampu mendorong BPK untuk mengubah konsep auditnya.

Kejati Jatim Segera Tuntaskan Kasus Korupsi P2SEM dan Kolam Renang Brantas Agar Tak Jadi Tunggakan

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Ani Susanti
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved